Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Edwin Senjaya berpose bersama para kader TPK usai menjadi narasumber. Foto Cipta/Humaspro

Kang Edwin Senjaya berpose bersama para kader TPK usai menjadi narasumber. Foto Cipta/Humaspro

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia.

“Faktor-faktor yang menjadi tantangan terhadap kondisi geopolitik Indonesia diantaranya, perubahan iklim yang mempengaruhi ketahanan pangan, perang, korupsi, narkoba, pinjaman online dan judi online, serta fenomena perilaku penyimpangan seksual yakni, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT),” bebernya saat menjadi narsum Pembinaan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) se Kecamatan Rancasari, Rabu lalu.

Menururnya, Faktor tersebut menjadi ancaman serius bagi geopolitik di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apalagi Indonesia dianggap memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga ingin coba dimanfaatkan pihak asing,” ujarnya.

Disamping ketahanan pangan, perang, korupsi, dan narkoba, Kang Edwin Senjaya menilai fenomena maraknya pinjaman online ilegal dan judi online, juga LGBT, menjadi ancaman serius.

“Fenomena pinjol (pinjaman online) dan Judol, terutama yang ilegal dan yang operatornya diluar negeri menunjukan bagaimana arus modal, teknologi, dan data lintas batas negara, bisa digunakan sebagai alat kontrol ekonomi dan sosial terhadap bangsa lain. Dalam era geopolitik modern, data adalah senjata baru untuk menimbulkan ancaman terhadap keamanan siber dan kedaulatan bangsa,” paparnya.

Kang Edwin Senjaya menlanjutkan, pinjaman online dan judi online memiliki keterikatan yang kuat untuk menjadi ancaman geopolitik di Indonesia.

“Mudahnya mendapatkan uang dari hasil pinjaman online dan rendahnya literasi keuangan masyarakat telah menimbulkan permasalahan ekonomi dan sosial baru bagi Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan fenomena penyimpangan seksual LGBT menjadi ancaman geopolitik Indonesia, khususnya pada sektor kesehatan masyarakat.

“Dalam geopolitik modern, kekuatan global tidak hanya tentang berebut wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga perebutan pengaruh ideologi dan nilai,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Bandung bersama-sama dengan panitia khusus 14 DPRD Kota Bandung tengah merumuskan sebuah rancangan peraturan daerah tentang Pencegahan, Pengendalian Perilaku dan Penyimpangan Seksual. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB