27 Persen Rumah di Kota Bandung Tak Miliki Septic Tank

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu diantara sekian puluh rumah yang tak memiliki septic tank. PJ/Dok

Satu diantara sekian puluh rumah yang tak memiliki septic tank. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Limbah rumah tangga masih dibuang langsung ke sungai. Kondisi ini memicu tingginya angka diare, yang berkontribusi pada kasus stunting.

Tak hanya itu, rumah tidak layak huni (rutilahu) dengan sirkulasi udara dan pencahayaan buruk turut memicu tingginya kasus tuberkulosis (TBC).

“Persoalan stunting menjadi sorotan utama. Berdasarkan hasil pemantauan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan Laci RW, sebanyak 27 persen rumah di Kota Bandung belum memiliki septic tank,” tegas Wali Kota Bandung M. Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 19 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farhan menilai persoalan septic tank tidak sederhana. Banyak rumah di gang padat memiliki toilet di bagian belakang yang menghadap sungai.

“Untuk memindahkan saluran ke septic tank komunal di depan rumah, warga membutuhkan biaya sekitar Rp5 juta, angka yang cukup berat,” tambah Farhan.

Sebagai solusi, Pemkot Bandung mengembangkan inovasi biotank. Jika sebelumnya satu septic tank komunal untuk 3–5 rumah menelan biaya Rp21 juta, kini bisa ditekan menjadi sekitar Rp15 juta.

Biotank tersebut tidak perlu disedot secara rutin karena menggunakan cairan pengurai seharga sekitar Rp60 ribu per tiga bulan.

Ke depan, Pemkot akan menyiapkan skema subsidi mirip program rutilahu untuk membantu biaya pemindahan saluran toilet warga.

“Ini soal keberpihakan anggaran. Kita harus hadir untuk memastikan sanitasi membaik,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB