TASIKMALAYA, PelitaJabar – Kualitas pendidikan di Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) Tasikmalaya terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Hal ini dibuktikan dengan pencapaian akreditasi Unggul oleh dua program studi (prodi) sekaligus, yakni S1 Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker.
Prestasi terbaru ini semakin menambah deretan prodi di BTH yang telah lebih dulu meraih status akreditasi tertinggi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rektor Universitas BTH Tasikmalaya, Prof. Drs. Ruswanto, M.Si, menjelaskan keputusan tersebut merupakan hasil rapat pleno Lembaga Akreditasi PT Kesehatan yang digelar pada 28 Februari 2026.
“Berdasarkan rapat pleno lembaga akreditasi PT Kesehatan pada 28 Februari 2026 lalu, status Prodi Farmasi S1 dan Profesi Apoteker telah diputuskan menjadi Terakreditasi Unggul. Tentunya ini menjadi bukti bahwa kualitas dan mutu pendidikan yang kami terapkan kepada mahasiswa terus meningkat,” jelasnya, Kamis (12/03/2026).
Dikatakan, pencapaian akreditasi unggul bukanlah sesuatu yang diraih secara instan.
“Kampus kami didukung oleh fasilitas yang sangat memadai, termasuk laboratorium dengan peralatan yang lengkap. Selain itu, saat ini kami juga sedang membangun gedung serbaguna yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan besar mahasiswa,” paparnya.
Ruswanto melanjutkan, raihan akreditasi unggul tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas BTH.
Bahkan, pencapaian ini menjadikan Universitas BTH sebagai satu-satunya kampus di wilayah Priangan Timur dan Ciayumajakuning yang memiliki program studi Farmasi dan Profesi Apoteker dengan status terakreditasi unggul.
“Ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Universitas BTH terus berkembang ke arah yang lebih baik,” katanya.
Senada, Ketua Pembina Yayasan Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, Yoris Rusamsi R. Sastramiharja, S.H., M.H. menuturkan, Universitas BTH merupakan perguruan tinggi yang terus berkembang dengan menempatkan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama.
“Raihan akreditasi unggul ini merupakan bukti komitmen dan bukti konkret kami dalam menjaga kualitas pendidikan. Kami juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di wilayah Priangan Timur yang memiliki program studi Farmasi dan Apoteker dengan status terakreditasi unggul,” ujarnya.
Pencapaian tersebut diraih melalui berbagai upaya penguatan kualitas layanan pendidikan, termasuk peningkatan sarana prasarana serta pengembangan kerja sama.
“Kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai industri, seperti industri farmasi dan kosmetika, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.
Sementara Ketua Marketing dan Communication Universitas BTH, Asep Sufyan, memaparkan, peningkatan status akreditasi tersebut semakin memperkuat posisi Universitas BTH sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Jawa Barat.
“Dengan status akreditasi unggul pada Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker, Universitas BTH menjadi perguruan tinggi yang sangat kompetitif. Ini juga menjadi jaminan kualitas pendidikan bagi para calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan pendidikan di BTH,” pungkasnya singkat.
Saat ini Universitas BTH juga telah membuka Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang II yang berlangsung sejak 1 Februari hingga 31 Juli 2026.
Pada gelombang kedua ini, tersedia berbagai jalur pendaftaran, antara lain jalur tes reguler, jalur nilai rapor, jalur tahfidz, jalur anak guru dan tenaga kesehatan, jalur prestasi non akademik, jalur kepemimpinan, serta jalur organisasi kemasyarakatan.
Pada PMB gelombang kedua ini tersedia 10 program studi, yakni:
S1 Farmasi
S1 Administrasi Rumah Sakit
S1 Sistem Informasi
S1 Teknologi Pangan
S1 Kewirausahaan
S1 Bisnis Digital
D3 Keperawatan
D3 Analis Kesehatan
D3 Optometri
S1 Keperawatan.
Selain itu, Universitas BTH juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang lolos seleksi, salah satunya Beasiswa BTH Unggul dengan kuota hingga 80 penerima. ***








