Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kemana Gubernur Jawa.Barat? Sampai-sampai para atlet terbaik Jawa Barat yang menoreh prestasi “menjerit” karena belum mendapatkan apresiasi “bonus”

Padahal pesta olahraga di ajang SEA Games 2025 ke-33 di Thailand sudah berlangsung sejak  9–20 Desember tahun 2025 lalu di Bangkok.

Miris sekali untuk Jawa Barat yang dikenal menjadi kiblat dan barometer prestasi olahraga Nasional ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di saat sejumlah pemerintah provinsi lain telah menyalurkan bonus kepada para atlet berprestasi mereka, sementara atlet dan pelatih Jawa Barat justru belum ada kejelasan.

Dimulai bonus yang diserahkan pemerintah pusat pada 9 Januari 2026. Nilai total bonus mencapai Rp.465,25 miliar.

Berikut rincian bonus atlet SEA Games 2025:

• Perorangan: Emas Rp1 Miliar, Perak Rp315 Juta, Perunggu Rp157,5 Juta.

• Ganda: Emas Rp800 Juta, Perak Rp252 Juta, Perunggu Rp126 Juta.

• Beregu: Emas Rp500 Juta, Perak Rp220,5 Juta, Perunggu Rp10,25 Juta.

Situasi ini memicu kekecewaan di kalangan atlet dan pelatih asal Jawa Barat. Mereka mengaku mulai resah karena “hilal” pencairan bonus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga kini belum terlihat.

Padahal, kontribusi Jawa Barat terhadap prestasi Nasional tergolong cemerlang. Tanah Pasundan menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Indonesia dalam pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berhasil mengoleksi 333 medali.

Rinciannya meliputi 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu, yang mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir.

Sejumlah medali berhasil disumbangkan untuk memperkuat posisi Indonesia di ajang tersebut. Dua atlet triathlon, Rashif Amilia Yaqin dan Zahra Bulan Aprilia Putri, bersama pelatih Wahyu Hidayat, juga menjadi bagian dari peraih medali tersebut.

Ketiganya kini sama-sama berharap agar bonus yang dijanjikan segera direalisasikan pemerintah provinsi Jawa Barat.

Rashif Amilia Yaqin mengungkapkan, dirinya berhasil meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

“Bagi kami, pencapaian itu menjadi kebanggaan tersendiri, namun hingga kini belum diiringi dengan kepastian bonus dari Pemprov Jabar,” ujar Rashif.

Ia juga menyoroti perbedaan perlakuan dengan provinsi lain yang dinilai lebih cepat dalam pencairan bonus.

“Kita pengennya cepat cair, pak. Provinsi lain itu sudah pada cair sebelum puasa dan Lebaran, lebih cepat dan besar,” katanya dalam konferensi pers, Jumat 17 April 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus kepada atlet dan pelatih yang berkontribusi menyumbangkan medali bagi Indonesia pada ajang Sea Games XXXIII/2025 Thailand.

Penyerahan bonus tersebut digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat 30 Januri 2026.

Detail Bonus Atlet Jatim SEA Games 2025:

• Emas (Perorangan): Rp73.125.000.

• Perak (Perorangan): Rp43.625.000.

• Perunggu (Perorangan): Rp24.150.000.

Begitu pula Jawa Tengah juga langsung diserahkan Gubernurnya Ahmad Luthfi dalam acara di Gedung Bapenda Jateng, pada Kamis 5 Maret 2026. Bagi atlet dan pelatih yang meraih prestasi di SEA Games Thailand dialokasikan sebesar Rp2.481.250.000.

DKI. Jakarta sendiri juga sama. Termasuk bonus untuk POPNAS atlet dan pelatih PEPARPENAS pada 22 Desember.2025

Kapan bonus Jawa Barat pak KDM?

Hal serupa disampaikan Zahra Bulan Aprilia Putri yang juga belum menerima bonus.

“Kemarin saya dapat dua medali emas di SEA Games Thailand. Harapannya sama, bonus bisa segera cair,” ujarnya

Pelatih Triathlon Wahyu Hidayat turut menyoroti mekanisme pemberian bonus daerah.

“Informasinya, sesuai aturan, bonus daerah itu sekitar 20 persen dari bonus Nasional,” ucapnya

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Harian KONI Jawa Barat, Brigjen TNI (Pur) Arief Prayitno, menilai aspirasi atlet merupakan hal wajar.

“Masalah bonus itu adalah hak atlet sesuai ketentuan pemerintah pusat, dan kewajiban pemerintah daerah. KONI hanya menjembatani,” sebutnya.

Arief menegaskan kesiapan pihaknya untuk menyampaikan aspirasi atlet kepada pemerintah daerah jika mendapat arahan.

“Kalau mendapat tugas, kami siap menyampaikan kepada gubernur atau dinas terkait. Karena memang beberapa daerah sudah lebih dulu memberikan bonus,” pungkasnya. Joel

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB