Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Derasnya arus informasi dan kecanggihan bak air bah, harus disiasati dengan kemampuan kita beradaptasi melalui berbagai inovasi.

Hal ini penting, agar kepemimpinan di era modern, tak tergerus oleh perubahan yang sangat cepat, termasuk hadirnya kecerdasan buatan atau AI.

“Pemimpin saat ini harus melek teknologi. AI itu alat bantu, bukan pengambil keputusan. Keputusan tetap ada di tangan pemimpin,” tegas Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie dalam Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Jum’at, 24 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung menghadirkan inovasi bertajuk “Ngulik” (Ngobrol dan Diskusi Teknologi Informasi, Komunikasi, Data, dan Statistik) guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di era digital.

Program Ngulik menjadi forum diskusi strategis. Salah satu tema yang telah diangkat adalah AI for Leaders, yang menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

“Target kami, inovasi ini bisa mulai rampung pada 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem digital pemerintahan,” katanya.

Di balik inovasi tersebut, Diskominfo juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada pemerataan kompetensi SDM di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kita sedang melakukan ‘cleansing’ aplikasi. Tidak boleh lagi satu wilayah membuat aplikasi yang sama tapi tidak terhubung,” ucapnya.

Sebagai solusi, Diskominfo akan menggabungkan berbagai aplikasi menjadi satu sistem terpadu yang lebih efisien dan mudah digunakan.

Selain Ngulik, Diskominfo juga tengah mengembangkan program “Bandung Satu Data” sebagai sistem pengelolaan data terpadu berbasis kewilayahan.

“Program ini akan menghimpun data dari tingkat RW hingga kota, mulai dari data kependudukan, ekonomi, hingga sosial. Kalau data benar, maka keputusan pimpinan juga akan benar. Tapi kalau datanya salah, kebijakan pun bisa meleset,” pungkasnya.

Tahap awal, program ini akan diuji coba di 15 kecamatan sebelum diterapkan di seluruh Kota Bandung. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB