Dari Riset Jadi Aset, Rocky Gerung Sebut Dimulai dari Bandung

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum Supratman Andi Atgas dan Rocky Gerung saat memberikan keterangan kepada media di acara WCCO dari riset menjadi aset di Sabuga ITB, Selasa (12/5/2026). PJ/Mal

Menteri Hukum Supratman Andi Atgas dan Rocky Gerung saat memberikan keterangan kepada media di acara WCCO dari riset menjadi aset di Sabuga ITB, Selasa (12/5/2026). PJ/Mal

BANDUNG, PelitaJabar – Indonesia memiliki potensi besar dari sektor energi, biomolekul, hingga kekayaan alam yang dapat diolah menjadi aset berbasis kekayaan intelektual.

Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan, perguruan tinggi harus menjadi agen utama dalam menghasilkan riset yang dapat berkembang menjadi paten hingga bisnis.

“Bandung punya banyak kesempatan untuk menghasilkan dalil. Jadi hari ini Bandung dari lautan api menjadi lautan pikiran di pagi hari. Kalau siang jadi lautan kuliner, kalau malam jadi lautan asmara,” papar Rocky saat Intellectual Duel bertemakan Inovasi untuk pasar atau untuk Makna? bersama Gita Wirjawan di Whats Up Campus Calls Out (WCCO) di Sasana Budaya (Sabuga) ITB, Selasa 12 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, Indonesia memiliki modal besar yang berpotensi menghasilkan kekayaan intelektual berbasis riset. Namun, proses tersebut membutuhkan dukungan serius dari negara, terkait pembiayaan penelitian.

“Tadi kan pak menteri (Menteri Hukum Supratman Andi Atgas–red) merangsang kampus untuk menjadi agen utama memulai riset, dia bisa merubah menjadi paten, dan paten menjadi bisnis,” tambah Rocky.

Rocky melanjutkan, kekuatan pikiran harus berimplikasi pada kemaslahatan ummat. Karen itu ide tersebut dimulai dari Bandung.

“Jadi sudah betul kita mulai dari Bandung. ITB dari jaman Soekarno menghasilkan kontroversi. Ketika dia bicara di Indonesia Menggugat, menggugat kolonialisme yang justru mengekstraksi kemampuan intelektual kita. Sehingga kita tidak berpikir rasional lagi. Tidak mungkin ada paten, sebelum ada research, tidak mungkin ada research tanpa disertasi, tidak mungkin ada disertasi kalau kampus dihalangin untuk berpikir kritis,” pungkas Rocky.

Dalam kegiatan yang diinisiasi Kementerian Hukum RI itu, dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Perguruan Tinggi Serentak, Penandatangan Kerjasama antara Kantor Wilayah dengan 1.000 Rektor Universitas dan Kepala BRIDA Provinsi/Kota Serentak Seluruh Indonesia. ***

Berita Terkait

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB