TAHUN 2026 telah memasuki semester kedua. Artinya, hanya tersisa sekitar enam bulan menuju pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jawa Barat 2026, salah satunya pemilihan Ketua Umum KONI Jawa Barat periode berikutnya.
Menjelang agenda tersebut, perhatian insan olahraga Jawa Barat saat ini masih tertuju pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
Namun demikian, hingga saat ini masih muncul pertanyaan dari berbagai cabang olahraga terkait belum cairnya dana hibah yang menjadi salah satu sumber pendanaan kegiatan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku olahraga mengenai kesiapan penyelenggaraan Porprov.
Mengingat besarnya kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi. Mulai dari operasional pertandingan, perangkat pertandingan, petugas, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Situasi tersebut menjadi bahan refleksi penting menjelang Musorprov KONI Jawa Barat.
Polemik yang terjadi menunjukkan bahwa organisasi olahraga membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya memahami dunia olahraga, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Ketua DPD PERBASI Jawa Barat, Epriyanto Kasmuri, — sosok Ketua KONI Jawa Barat ke depan harus memiliki kapasitas komunikasi yang kuat, baik dengan pemerintah daerah, lembaga legislatif, maupun para pemangku kebijakan lainnya.
Kemampuan membangun hubungan yang konstruktif dan menjaga sinergi dengan pemerintah menjadi faktor penting untuk memastikan keberlangsungan program-program olahraga prestasi di Jawa Barat.
Menurutnya, Ketua KONI Jawa Barat berikutnya harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik terhadap para pemangku kebijakan serta mempunyai posisi tawar yang kuat di lingkungan organisasi maupun pemerintahan,
Hal ini sangat penting agar seluruh program olahraga dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan mendapatkan dukungan yang optimal dari para pengambil keputusan.
Kepemimpinan KONI Jawa Barat ke depan harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan cabang olahraga dengan kebijakan pemerintah.
Dengan demikian, berbagai program pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, hingga persiapan menghadapi event Nasional berjalan secara berkelanjutan tanpa kendala apapun.
Jawa Barat sebagai salah satu barometer olahraga Nasional membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memiliki pengalaman organisasi, tetapi juga jejaring, kemampuan lobi, serta visi yang jelas dalam membangun ekosistem olahraga prestasi yang modern, profesional, dan berkelanjutan.
Menjelang Musorprov 2026, momentum ini menjadi kesempatan bagi seluruh insan olahraga Jawa Barat untuk bersama-sama menentukan arah organisasi ke depan.
Harapannya, Ketua KONI Jawa Barat terpilih nantinya mampu membawa organisasi menjadi lebih kuat, adaptif terhadap tantangan zaman, serta mampu memastikan kepentingan olahraga dan atlet tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.
Oleh : Epriyanto Kasmuri
Ketua Umum DPD PERBASI
Jawa Barat.








