Imbas Anggaran, Atlet Jabar Ditawar Hingga Ratusan Juta oleh Daerah Lain

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Erawan, Pelatih gulat Nasional

Bambang Erawan, Pelatih gulat Nasional

BANDUNG, PelitaJabar – Imbas belum turunnya anggaran, banyak atlet asal Jawa Barat ‘dilirik’ daerah lain. Seperti atlet gulat yang ditawar DKI Jakarta dan provinsi lain Rp.500 juta bahkan lebih.

“Terus terang saja, atlet gulat kita sudah ditawar DKI Jakarta dan Riau. Saya pikir ini dampak nyata belum adanya dana buat pembinaan para atlet. Tampaknya DKI yang berambisi ingin juara umum PON 2028 melihat celah ini dan terus mendekati atlet kami,” beber Bambang Erawan, Pelatih gulat Nasional kepada PJ Senin 22 Juni 2026.

Melihat kondisi tersebut, peraih dua medali emas Sea Games tahun 1997 ini mengaku sangat memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harus mendapat perhatian serius. Ga bisa main-main. Saya yakin tidak hanya di gulat, bisa jadi cabang olahraga lain juga ditawar daerah lain. Dan potensi hengkangnya atlet Jabar sangat berpeluang besar,” sebut Bambang lagi.

Dikatakan, dana pembinaan menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi latihan atlet. Terutama menghadapi kompetisi seperti Babak Kualifikasi (BK) PON hingga persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Dana untuk olahraga harus segera dikeluarkan. Karena ini untuk pembinaan para atlet,” tegasnya.

Meski serba terbatas, para atlet gulat masih menjalankan program latihan secara rutin.

“Pembinaan atlet tetap berjalan walau dengan dana seadanya, termasuk uang pribadi. Persiapan Porprov, BK PON sampai PON,” ujarnya.

Keterlambatan pencairan dana hibah membuat Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Pengurus Cabang (Pengcab) harus menunggu untuk menjalankan berbagai program pembinaan secara penuh.

“Harus gimana lagi. Bingung juga saya. Semua cabor pasti menunggu dana tersebut untuk pembinaan atlet,” papar Bambang.

Adik kandung pegulat “legend” Asep Hanafiah (alm) ini berharap Pemprov Jabar memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan pembinaan atlet.

“Saya belum tahu bagaimana dan apa yang telah KONI lakukan. Tapi saya yakin pasti sudah action. Saya belum memantau masalah ini. Sya berharap KONI harus terus mengusahakan agar dana hibah segera turun,” pungkasnya. Joel

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB