BANDUNG, PelitaJabar – Stok beras BULOG saat ini mencapai 5,4 juta ton, sehingga fokus perusahaan tidak hanya pada pengadaan, tetapi juga pada pemeliharaan kualitas.
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos, SH. M.Han mengungkapkan, keberhasilan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak hanya ditentukan oleh besarnya volume pengadaan, tetapi juga konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga mutu beras sejak proses penggilingan hingga penyimpanan dan penyaluran kepada masyarakat.
“Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan BULOG agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik,” beber Ahmad Rizal, saat dialog dengan para pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sabtu (01/08).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara BULOG dan pelaku usaha penggilingan dalam menjaga kualitas beras nasional.
Direktur juga melakukan monitoring ke mitra penggilingan CV Sarana Putra 2 di Kabupaten Sumedang.
“Peninjauan ini untuk melihat secara langsung proses produksi, mulai dari penerimaan gabah, penggilingan, hingga hasil akhir beras yang diproduksi, sekaligus memastikan seluruh proses memenuhi standar kualitas yang ditetapkan BULOG,” paparnya.
Pihaknya juga inspeksi ke Gudang Filial Kordon untuk memastikan kesiapan infrastruktur penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah.
“Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal. Pengamanan gudang-gudang BULOG diperkuat melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri guna menjaga keamanan stok Cadangan Beras Pemerintah sehingga proses penyimpanan dan distribusi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar,” pungkas Dirut BULOG. ***








