BANDUNG, PelitaJabar – Salah satu pelaku perundungan di asrama Telkom University (Tel-U), terancam drop out (dikeluarkan) dari kampus Tel-U.
Usai video viral penyemprotan botol parfum yang dialiri api, pihak Tel-U langsung bertindak cepat memberikan pendampingan terhadap korban dan mengamankan pelaku.
Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc menegaskan, universitas memandang serius setiap bentuk perundungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Apa yang terjadi dalam peristiwa ini merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Tindakan itu tidak mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung Telkom University. Atas nama Telkom University, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa yang menjadi korban dan keluarganya atas peristiwa ini,” tegas Prof. Dr.Suyanto, S.T., M.Sc., saat konferensi pers secara daring, Minggu 11 Oktober 2026.
Kejadian ini, lanjutnya, dapat menimbulkan rasa tidak aman dan kekhawatiran, terutama bagi korban, maupun mahasiswa dan keluarga mahasiswa.
“Kami memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan selama proses penanganan berlangsung. Kami ingin setiap mahasiswa merasa aman untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan diri tanpa rasa takut terhadap kekerasan maupun perundungan,” tambahnya.
Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Endowment, Prof. Dr. Ratri Wahyuningtyas,S.T., M.M., mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku.
“Saat ini kami sudah mendampingi korban, dan pelaku kita tempatkan di asrama berbeda. Kami pastikan, para pelaku akan mendapat sanksi tegas yakni drop out. Info detil akan kami sampaikan kembali,” kata Dr. Ratri.
Akibat peristiwa tersebut, pihaknya akan memperkuat sistem pengawasan, mekanisme pelaporan, serta edukasi anti perundungan agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara tepat.
“Ini menjadi koreksi dan juga perbaikan berikutnya terkait dengan kondisi di asrama, sehingga diharapkan tidak terulang kembali di kemudian hari,” pungkasnya.
Seperti diketahui, seorang mahasiswa baru semester I, mendapat perlakuan tidak pantas dari teman sekamarnya di asrama Tel-U. Korban di bully dengan menyemprotkan botol parfum dan api ke mukanya.
Kasus ini mendapat respon beragam dari para netizen. Bahkan akibat peristiwa tersebut, puluhan mahasiswa melakukan aksi demo di kampus Tel-U.
Kita tunggu saja kelanjutan dari kasus tersebut. ***








