Tradisi Kain Songket dan Tajung Khas Palembang, Warnai Pernikahan Vina & Ari

- Penulis

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Adat perkawinan Palembang, merupakan suatu pranata berdasarkan budaya dan aturan. Ragam budaya yang kental, menjadikan adat sebagai patokan utama dalam melaksanakan pernikahan. Terlebih Indonesia kaya dengan khasanah adat dan budaya.

Pada masa kini, perkawinan tidak terlepas dari keinginan dan kesepakatan kedua pasangan calon mempelai pengantin itu sendiri. Termasuk persiapan pernikahan, tatacara dan budaya terkait perkawinan itu sendiri.

Seperti halnya perkawinan Revina Dimartrianty SE (Vina) anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Suhiyar Nangcik Elly Apridawaty, dan Bahri Ahmad,A.Md, (Ari) anak kedua dari pasangan Rinan Fahmi Rasmawaty Pane, bersepakat busana yang dipakai merupakan adat dan budaya Palembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi akad nikah dilanjut resepsi di Gedung Graha Jalapuspita Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat ini, berjalan lancar. Suasana gedung tempat dilaksanakannya acara itu, tampak indah dan terkesan mewah karena ditata Wedding Organizer (WO) handal dan profesional.

Semaraknya perpaduan gaun pengantin kain songket dan tajung busana khas Palembang, mengundang perhatian tamu undangan.

Mantan Ketua DPRD yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Ogan Komring Ilir (OKI) H. Engga Dewata Zainal SE, merasa bangga dan kagum dengan perkawinan Vina dan Ari.

“Intinya, biarpun kita sudah bertahun tahun tinggal ditanah rantau, adat dan budaya tetap kita utamakan. Kami berdoa, semoga kedua mempelai menjadi keluarga sakinah mawadah dan warrohmah,” ungkapnya.

Senada, Listisdi Martin, S.sos, MM, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI ini, menilai, pelaksanaan akad nikah dan resepsi pernikahan kedua mempelai berjalan lancar dan khidmad. Dirinya berharap adat dan budaya Palembang harus terus dilestarikan.

“Tentu sebagai generasi kita mempunyai tanggungjawab moral untuk mempertahankan adat dan budaya kita jangan sampai lapuk ditelan jaman,” ucapnya.

Kemeriahan juga dirasakan Ir. Hendrayadi, Suami dari Rahmawaty Noorbidin.

“Adat pernikahan Palembang ini, unik dan spekta kuler. Yang menarik, busana yang dipakai jelas terlihat ritual adat warisan keagungan serta kejayaan raja-raja dinasti Sriwijaya jaman keemasan berpengaruh di Semananjung Melayu saat itu,” pungkasnya. CakDar

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB