Cabor Aeromodelling, Antara Target Emas dan “Buaya”

- Penulis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Tim aeromodelling tidak mempermasalahkan kesiapan mereka secara tehnik. Bahkan target 4 medali emas pun siap mereka persembahkan dan membawanya pulang dari tanah Papua.

“Kami tidak mempermasalahkan masalah kesiapan secara tehnis. Yang kami kuatirkan non tehnis. Begitu kontrol pesawat error dan pesawat jatuh ke rawa yang banyak buaya, inilah persoalannya. Siapa yang berani melawan buaya,” papar David Juhari, pelatih tim Aeromodelling PON Jabar Kepada wartawan di ruang Kominfo Lantai II KONI Jabar Selasa (31/08/2021).

Lokasi pertandingan cabor Aeromodelling PON XX banyak rawa-rawa di Mimika. Dari informasi, di lokasi tersebut masih rawan dan banyak buaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harga satu pesawat Rp.65 juta. Kita butuh pengawalan dan pengawasan kalau kalau pesawat jatuh di lokasi rawa yang banyak buaya. Ga mungkin kami biarkan pesawat jatuh, lalu tidak diambil, bisa rugi kita. Tapi, ngeri juga jika diambil pesawatnya, kalau dilokasi jatuh banyak buayanya,” kata David.

Kendati demikian, dia berharap janji panitia menyiapkan tim Brimob untuk mengawal dan mengawasi pesawat jatuh dapat direalisasikan dengan baik.

Terkait persiapan, David menyebutkan kelima atletnya sudah berlatih dan terkosentrasi di Lanud Sulaiman. Kelima atlet tersebut adalah, Rahmatulloh peraih emas 2016, M. Adri Rezki peraih emas 2016, Dimas Ardiansyah, Jajang dan Irawan Somantri. Kelima atlet terbaik Jawa Barat ini akan turun di nomor-nomor unggulan yaitu nomor F3R, F3J, F1A dan nomor F2C.

“Lawan terberat ada di nomor F3R karena ada Jatim.Tapi mudah-mudahan atlet kita bisa nyalip dan bersaing. Termasuk juga di nomor F3J. Lawan kita Jatim, DKI Jakarta dan Banten. Anak-anak siap melayani. Mudah-mudahan atlet kita bisa bersaing,” tuturnya.

Dikatakannya ada beberapa nomor yang dapat menjadi ladang emas bagi Jawa Barat. Namun dirinya tidak mau sesumbar atau takabur.

“Nanti kita lihat saja. Biar ini menjadi senjata dan rahasia bagi tim. Mohon doanya,” pinta David.

Yang jelas dirinya dan tim Pelatda PON Jabar menyampaikan terimakasih pada KONI Jabar yang telah mensuppor peralatan latihan dan tanding kepada para atlet.

“Terimakasih pak Ketua KONI, ini akan menjadi semangat dan spirit bagi atlet untuk siap tempur di Papua, semoga target kami menjadi kenyataan, mohon doanya saja,” harapnya. Joel

Berita Terkait

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART
DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?
KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Jika Ada Agenda Belum Selesai, Kepemimpinan Budiana Bisa Diperpanjang
Kelimpungan Hadapi Peparda, NPCI Kota Bandung Minta Farhan Turun Tangan
Setelah Satu Dekade, bank bjb Kembali Sponsori PERSIB

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:00 WIB

DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:55 WIB

KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen

Sabtu, 26 September 2026 - 12:25 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Jika Ada Agenda Belum Selesai, Kepemimpinan Budiana Bisa Diperpanjang

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB