LPDP Dukung Pengelolaan Sampah Organik Melalui Budidaya Maggot

- Penulis

Senin, 22 Agustus 2022 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Permasalahan sampah masih menjadi tantangan terbesar di Jawa Barat.

Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Permukiman dan Open Data Jabar, produksi sampah di Kota Bandung mencapai 1.529 ton per hari pada 2021. Angka tertinggi dibanding kabupaten kota lainnya di Jawa Barat.

Karena itu, sebagai penerima beasiswa, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), menggelar budidaya maggot atau larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF) dan sosialisasi literasi keuangan kepada UMKM dan warga di RW 02, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para awardee LPDP yang tergabung dalam Angkatan Persiapan Keberangkatan (PK) – 191 Supernova berkomitmen mendukung pemerintah mengentaskan masalah sampah melalui pengelolaan sampah organik.

Berbagai kegiatan pun dilakukan PK 191 melalui edukasi pemilahan sampah, pemanfaatan dengan budidaya BSF yang bisa digunakan untuk pakan ternak dan bahan pupuk organik.

BUDIDAYA : Ketua RW 17 Sarimas Sukamiskin, M Muaf, kiri, Ketua Paguyuban Pegiat Maggot Nusantara (PPMN), Muhammad Ardhi Elmedian, dan Penerima beasiswa LPDP S2 Dalam Negeri ITB, Christine Dessy Natalia, saat edukasi dan sosialisasi budidaya Maggot di Kelurahan Sukamiskin Bandung, Senin 22 Agustus 2022. PJ-Mal

Kepala Kelurahan Sukamiskin, Farida Agustini S.Pd, MM mengapresiasi kegiatan ini.

‘Proyek sosial PK-191 ini cocok banget dilaksanakan di kelurahan Sukamiskin karena sangat bermanfaat untuk warga kami. Saat ini RW1 hingga RW 17 sudah melakukan pemilahan sampah, sehingga harapannya para warga semakin pintar setelah mengikuti kegiatan ini,’ ujarnya disela kegiatan Senin 22 Agustus 2022.

Senada, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso juga mengapresiasi PK-191 Supernova atas proyek sosial yang dilaksanakan dengan tema lingkungan dan UMKM.

‘Pilihan PK-191 Supernova tentang lingkungan ini sangat keren karena hidup manusia selalu terkait lingkungan. Pemilihan topik ini juga relevan karena bumi akan terus tergerus akan kegiatan manusia. Kegiatan ini mengingatkan kita untuk bersahabat dengan bumi. Begitu pula dengan pemilihan UMKM juga sangat besar
imbasnya karena merupakan tulang punggung di Indonesia,’ paparnya.

Sementara Ketua Paguyuban Pegiat Maggot Nusantara (PPMN), Muhammad Ardhi Elmedian menjelaskan, pemilahan sampah rumah tangga merupakan hal yang sangat krusial dan harus melibatkan semua lapisan masyarakat.

‘Apabila sampah organik terdekomposisi tercampur secara anerob, maka menimbulkan gas berbahaya berupa metana. Metana kalau dilepaskan ke udara menjadi lapisan stratosfer dan itu menyebabkan efek gas rumah kaca. Karena itu, pemilahan sampah organik dari rumah tangga menjadi hal penting,’ pungkasnya singkat.

Guna menyadarkan masyarakat pentingnya pemilahan sampah, Owner UMKM Pengolahan BSF dan Taman Kabisa, Tubagus Ari Satria Bakti menyatakan kenali dahulu sampah yang termasuk organik dan anorganik.

Tak hanya budidaya Maggot, kegiatan LPDP diisi dengan Talkshow. PJ-Mal

‘Masyarakat masih banyak yang tidak mengetahui sampah organik dan anorganik, jadi kenali dulu jenisnya. Lalu siapkan wadahnya untuk pemilahan. Karena potensi ekonomi dari sampah sangat banyak, dari kasgot (sampah maggot) bisa dibuat skincare hingga pakan ternak,’ tutur Ari.

Tidak hanya talkshow terkait pengelolaan sampah, kegiatan kick off pun dilanjutkan dengan paparan mengenai ‘Pentingnya Melek Literasi Keuagan’ oleh Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM Bank Indonesia Cabang Jawa Barat, Bolfawer Simanjuntak.

‘Untuk mendapat kepercayaan komunikasi antara suami dan istri, buatlah pos anggaran dan evaluasi bulanan, hobi dijadikan pemasukan, bijak dalam berhutang dan hati-hati akan pinjaman online dan investasi illegal,’ tutur Bolfawer.

Selama Agustus hingga Oktober 2022, PK – 191  mngadakan seminar mengenai pemilahan sampah, edukasi potensi bisnis BSF dan marketing BSF bersama Taman Kabisa kepada warga RW 02 Kelurahan Sukamiskin.

PK-191 Supernova juga mendonasikan alat pengolahan sampah serta dan pelatihan pembukuan bulanan kepada ibu rumah tangga dengan menghadirkan pembicara Dr. Ayu Krishna Yuliawati, S.Sos, MM, dari Resilience Development Initiative. ***

 

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB