Tak Sekedar Healing, Girls Day Out Jawab Kebutuhan Perempuan Aktivitas di Laut

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELABUHAN RATU, PelitaJabar – Stereotip aktivitas laut dan olahraga selancar, selama ini lebih didominasi laki-laki. Sementara akses perempuan ikut terlibat sangat terbatas.

Namun kini, banyak perempuan muda Indonesia mencari aktivitas berbasis alam demi kesehatan mental, kebugaran fisik.

“Laut telah memberi saya begitu banyak pelajaran hidup, dan saya ingin perempuan Indonesia juga merasakannya bahwa ombak bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dipelajari dan dijadikan sahabat,” ujar Gemala Hanafiah, peselancar, pegiat laut, sekaligus penggagas Girls Day Out.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Girls Day Out menjawab kebutuhan tersebut bagi kaum hawa. Tak sekedar healing, kebersamaan, sekaligus keberanian untuk keluar dari zona nyaman.

Gerakan ini diprakarsai oleh Gemala bersama Persatuan Selancar Ombak Indonesia DKI Jakarta serta para sahabat perempuan pecinta surfing dan aktivitas outdoor lainnya, mengajak perempuan untuk menyelami hubungan lebih dalam dengan laut.

“Kami percaya, kesehatan adalah fondasi dari setiap aktivitas, termasuk ketika berada di laut. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung para perempuan agar tetap bertenaga, sehat, dan bersemangat, sehingga mereka bisa menikmati pengalaman surfing dengan penuh kegembiraan,” papar Reza Arifin, Direktur Yummy Dairy.

Girls Day Out Goes Surfing lahir sebagai gerakan komunitas untuk memberdayakan perempuan melalui pengalaman berbasis alam khususnya laut dan olahraga selancar.

Girls Day Out diciptakan untuk menyediakan ruang aman bagi perempuan agar dapat membangun rasa percaya diri melalui aktivitas laut.

Edisi khusus Girls Day Out Goes Surfing telah berlangsung pada 30–31 Agustus 2025 di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.

Rangkaian acara meliputi pelatihan selancar, aktivitas penghubung tubuh dan jiwa seperti yoga, meditasi, dan surfskate, serra Big Brunch, sesi berbagi inspirasi, dan pengalaman kuliner lokal.

Sedangkan Yummy Dairy pionir produk olahan susu fermentasi berkualitas tinggi yang lahir pada 1991, mulai dari yoghurt hingga berbagai pilihan keju lembut (soft cheese).

Sementara Girls Day Out gerakan komunitas yang lahir dari kecintaan pada alam, laut, dan olahraga selancar yang bertujuan memberdayakan perempuan melalui pengalaman berbasis alam.

Diprakarsai oleh peselancar dan pegiat laut Gemala Hanafiah, Girls Day Out menyediakan ruang aman (safe space) bagi perempuan untuk membangun kepercayaan diri, terhubung dengan diri sendiri dan alam, serta menemukan kebahagiaan bersama komunitas. ***

Komentari

Berita Terkait

Pangdam III/Slw Sebut Dunia Usaha Berkontribusi Ciptakan Stabilitas Nasional
Fokus Keselamatan Penumpang, Manajemen Daop 2 Periksa Lintas Wilayah
Ga Perlu Khawatir, Pakan & Gaji Pekerja Kebon Binatang Bandung Aman
Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:59 WIB

Pangdam III/Slw Sebut Dunia Usaha Berkontribusi Ciptakan Stabilitas Nasional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:52 WIB

Fokus Keselamatan Penumpang, Manajemen Daop 2 Periksa Lintas Wilayah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:55 WIB

Ga Perlu Khawatir, Pakan & Gaji Pekerja Kebon Binatang Bandung Aman

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB