BANDUNG, PelitaJabar – Menghadapi serangan siber yang kian masif, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggandengn PT Len Industri (Persero), sekaligus menjaga kedaulatan teknologi.
Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi menegaskan, penguatan keamanan siber nasional tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan orkestrasi yang kuat antar lembaga negara.
“BSSN memandang kolaborasi dengan industri strategis nasional seperti Len sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan siber nasional yang kokoh,” bebernya Senin 9 Februari 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penguasaan teknologi siber dalam negeri sebagai fondasi utama kedaulatan digital Indonesia.
“Indonesia harus mampu mengembangkan, mengoperasikan, dan mengamankan teknologi sibernya secara mandiri dengan melibatkan ekosistem nasional,” tambahnya.
Senada, Direktur Teknologi & Manajemen Risiko Len, Amalia Maya Fitri mengatakan, Len siap menjadi mitra strategis BSSN.
“Keamanan siber nasional pada akhirnya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi yang erat dan berkelanjutan antar seluruh pemangku kepentingan mencakup pemerintah, TNI, BSSN sebagai otoritas sektor keamanan siber, industri pertahanan, akademisi, hingga komunitas siber nasional,” paparnya.
Kedua pihak sepakat mendorong pengembangan industri keamanan siber dalam negeri, mencakup pemanfaatan solusi lokal, penguatan ekosistem sertifikasi, serta peningkatan kapasitas sdm selaras dengan kebijakan nasional.
“Kolaborasi BSSN dan Len mendorong terbentuknya ekosistem keamanan siber pertahanan yang terintegrasi,” pungkasnya. ***








