BANDUNG, PelitaJabar – Proyek galian kabel disepanjang jalan utama kota Bandung, membuat pemandangan tak elok. Selain itu, juga membuat sejumlah madalah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengultimatum pelaksana proyek galian kabel untuk merampungkan pekerjaannya 5 Maret 2026.
“Tanggal 5 Maret semua harus beres. Tanggal 6 Maret sudah mulus,” tegas Farhan, Senin, 2 Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Farhan telah memberikan teguran keras kepada PT Bandung Infra Investama (BII) sebagai pihak dalam pekerjaan tersebut.
“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi krisis. Sekarang saja sudah menimbulkan berbagai macam masalah,” tegasnya.
Sebagian titik galian berada dalam pengawasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Karena itu, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan Forkopimda untuk memastikan penyelesaiannya.
Terkait adanya korban akibat lubang galian, Farhan memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan serius.
“Jika ada warga yang harus menjalani perawatan di rumah sakit, Pemkot Bandung akan memfasilitasi pembiayaan pengobatan di rumah sakit milik pemerintah daerah,” ucapnya.
Sementara untuk kendaraan yang mengalami kerusakan, Pemkot masih melakukan penghitungan lebih lanjut.
“Kalau kendaraan yang rusak, kita masih perlu menghitung. Karena sebetulnya kendaraan itu harusnya di-cover oleh asuransi,” pungkas Farhan. Mal








