Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Maman kiri, Muklay (Digital Creator & Brand Design) & Kurnia Hayati (Marcom & Partnership Regional Jawa Barat) saat diskusi di acara Halal bi Halal bareng JNE. PJ/Mal

Kang Maman kiri, Muklay (Digital Creator & Brand Design) & Kurnia Hayati (Marcom & Partnership Regional Jawa Barat) saat diskusi di acara Halal bi Halal bareng JNE. PJ/Mal

BANDUNG, PelitaJabar – Maman Suherman yang lebih dikenal dengan kang Maman menyebutkan, dalam dunia jurnalistik tidak ada istilah salah tulis, terlebih soal nama seseorang atau suatu daerah.

“Saya memang sangat membaca detil, dalam menilai suatu karya, lima salah saja di 5w +1H,  salah ketik dan lainnya, itu lewat saja. Jadi saya tidak pernah toleransi pada ini salah ketik, nggak berani saya,” beber kang Maman saat halal bi halal dan media gathering JNE di  Braci by Matoa Group, Bandung Kamis 23 April 2025.

Sebagai Juri Writing Competition Nasional yang digagas JNE, dia pernah menemukan suatu karya yang cukup bagus, dan berpotensi menjadi juara, namun karena satu kesalahan saja, dia batalkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karya salah seorang jurnalis di Sumatera, setelah saya amati sangat bagus. Namun di akhir kalimat tertulis Padang – Sumut, akhirnya saya batalkan jadi juara,” ucap pegiat dan literasi ini lagi.

Sebelumnya, Kang herman bersama Muklay (Juri Design Competition Nasional), Tri Joko Her Riadi (Juri Writing Competition Regional Sumatera), serta Raisan Al Farisi (Juri Photo Competition Regional Sumatera), menjadi narasumber di Creative Workshop bertajuk “Think Creative: Dari Ide Jadi Karya Penuh Cerita”, Kamis, 19 April 2026, di Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa yang akan berpartisipasi dalam JNE Content Competition 2026 dengan pengetahuan, wawasan, serta teknik dalam menciptakan karya yang kreatif, komunikatif, dan penuh makna.

Sementara Senior Vice President of Marketing JNE, Eri Palgunadi, mengungkapkan komitmen JNE dalam mendukung generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi.

“Sebagai perusahaan yang telah berusia lebih dari 35 tahun, kami berkomitmen untuk mendukung semangat generasi muda agar terus tumbuh dan berkontribusi bagi masyarakat luas melalui berbagai inisiatif kreatif bersama pelaku UMKM, pelanggan, dan mitra,” pungkasnya singkat.

JNE Content Competition 2026 terbuka untuk jurnalis, masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, hingga karyawan JNE. Kompetisi ini mencakup beberapa kategori, yaitu penulisan, desain, fotografi, dan videografi.

informasi lengkap bisa di akses melalui tautan https://jnewsonline.com/jnecom26/***

 

Komentari

Berita Terkait

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala
Judol & Pinjol Picu AKI Hingga Perceraian Tinggi di Jabar
Mahasiswa Bandung Ikuti Pelatihan Barista
Mantap, KA Sangkuriang Hubungkan Berbagai Kota di Jabar, Jateng Hingga Jatim
Makin Seru, Telkomsel Hadirkan Promo Internet di Jabodetabek Jabar

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Kamis, 23 April 2026 - 15:31 WIB

Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Kamis, 23 April 2026 - 13:15 WIB

Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala

Kamis, 23 April 2026 - 12:56 WIB

Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala

Berita Terbaru