Dua finalis terbaik Felicia (Tangerang) dan Vedra (Batam) menunjukkan kemampuan terbaik mereka di babak Grand Final The Icon Indonesia tadi malam. Pada babak ini, Felicia dan Vedra mendapatkan sejumlah tantangan istimewa, harus berduet dengan judges, Titi DJ. Kolaborasi Titi DJ bersama Felicia dan Vedra dengan lagu “Hanya Cinta yang Bisa” memukau seluruh judges.
“Sejak latihan awal aku selalu merinding sampai saat tampil tadi. Terus terang aku agak nervous karena mereka bagus banget. Aku yang punya lagu sampai berpikir, boleh juga mereka berduet membawakan lagu ini lagi,” beber Titi DJ.
Tantangan tampil duet bersama judges diawali oleh Felicia yang berkolaborasi dengan Afgan membawakan lagu “Ku Dengannya Kau dengan Dia”. Perpaduan vokal keduanya berhasil mencuri perhatian para judges.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Felicia punya magic. Dia memiliki karisma yang membuat setiap lirik yang dibawakan semakin masuk ke hati orang yang mendengarkan. Dia punya star quality,” puji Afgan.
Ahmad Dhani pun memberikan apresiasi.
“Saya tidak yakin Afgan akan menemukan teman duet lagi sebagus Felicia.” ucap pentolan Dewa 19 itu.
Isyana Sarasvati juga menilai karakter vokal keduanya sangat menyatu.
“Suara kalian menyatu banget dan sangat cocok. Kalian seperti prince dan princess,” ujar Isyana Sarasvati.
Berikutnya, Vedra berkolaborasi dengan Isyana Sarasvati membawakan lagu “Tetap Dalam Jiwa”.
“Vedra, kamu kuat banget. Aku jadi tinggal mencoba untuk menikmati penampilan ini,” ungkap Isyana.
Kompetisi “Grand Final The Icon Indonesia” berlanjut dengan penampilan solo masing masing finalis.
Felicia menjadi finalis pertama yang tampil membawakan lagu “Hero” yang dipopulerkan oleh Mariah Carey.
“Semua nada yang kamu ambil di lagu ini enak. Lagu ini sudah banyak dibawakan oleh penyanyi lain, tetapi kamu memilih nada-nada yang berbeda hingga membuat aku kagum. Kalau kamu membuat lagu sendiri, pasti akan enak sekali karena musikalitas kamu sangat bagus,” puji Titi DJ.
Tak mau kalah, Vedra pun tampil totalitas ketika membawakan lagu “Hurt” untuk penampilan solonya. Penuh penghayatan, dia kembali menghasilkan standing ovation dari seluruh judges.
“Vedra, kamu membuat jiwaku bergetar. Kamu sangat mahir memindahkan register suara dan itu sangat sulit dilakukan, tetapi kamu membuatnya terlihat effortless,” ucap Isyana.
Momen istimewa berikutnya Felicia membawakan lagu perdananya berjudul “Masalahnya” dan kembali memperoleh standing ovation dari seluruh judges.
Sementara lagu kemenangan berjudul “Kronologi” dibawakan Vedra juga berhasil mendapatkan standing ovation.
“Lagu ini cocok banget dengan Vedra. Lagu ini memang sudah berjodoh dengan Vedra karena semua pesan dan emosinya berhasil tersampaikan,” kata Isyana Sarasvati.
Berdasarkan perolehan Virtual Gift sementara, Vedra harus puas berada di posisi kedua. Sementara Felicia (Tangerang) berhasil mencatatkan perolehan Virtual Gift tertinggi sehingga unggul sementara. ***








