JAKARTA, PelitaJabar – Cuaca ekstrim saat ini, membuat sebagian daerah dilanda kekeringan. Terlebih, bagi masyarakat di wilayah terdampak, kemarau bukan sekadar lebih panas, namun semakin terbatasnya akses terhadap air bersih.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Dasarian 1 Agustus 2026 sebanyak 535 Zona Musim (ZOM) atau 76,5% luas daratan Indonesia mengalami puncak musim kemarau. Sementara 169 ZOM atau 25,41% luas daratan Indonesia diperkirakan baru memasuki puncak kemarau pada September.
Kekurangan pasokan air bersih selama kemarau panjang pada Agustus 2026, terutama di Sumatera dan beberapa wilayah di Pulau Jawa masuk kategori “Awas dan Waspada”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kondisi itu, Tempo Scan Group menghadirkan inisiatif Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, sebuah program bantuan air bersih nasional yang berlangsung pada Agustus – September 2026.
Mengusung semangat “Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan,” program ini menjadi wujud nyata kepedulian Tempo Scan Group untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Melalui program ini, Tempo Scan mendistribusikan 640.000 liter air bersih ke 40 titik prioritas di wilayah terdampak kekeringan di Pulau Jawa dan Sumatra, seperti di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta.
Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Winny Yunitawati, Deputy Managing Director CCHC, PT Tempo Scan Pacific Tbk, menjelaskan, sebagai perusahaan 100 persen Indonesia yang telah dipercaya selama lebih dari tujuh dekade, kami melihat, menjadi bagian dari masyarakat Indonesia berarti turut hadir ketika kebutuhan mendasar menjadi semakin sulit dipenuhi.
“Melalui Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, kami ingin memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama periode kekeringan,” katanya melalui siaran pers yang diterima PJ Jumat 28 Agustus 2026.
Dikatakan, semangat kolaborasi untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kualitas kehidupan masyarakat di tengah berbagai tantangan, dimana hal ini juga sejalan dengan nilai-nilai Tempo Scan, yakni Bertanggung Jawab dan Bermanfaat.
Sementara, H. Arlan, Walikota Prabumulih, Sumatera Selatan mengatakan, musim kemarau ekstrim sangat berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayahnya.
“Pemerintah Kota Prabumulih dan masyarakat mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tempo Scan Group atas kepedulian yang diberikan melalui program bantuan air bersih ini,” ucapnya.
Sedangkan Mujahid Amrudin, S.IP, Kepala pelaksana BPBD Bantul menyatakan, kekeringan berkepanjangan semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih.
“Kami mengapresiasi Tempo Scan melalui program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia. Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.” paparnya.
Inisiatif ini menjadi salah satu wujud nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. ***








