BANDUNG, PelitaJabar -Sebagai brand yang cukup dikenal sejak era 70an, semen Kujang menjadi ikon produk yang kental dan dekat dengan masyarakat Jawa-Barat. Namun sempat menghilang karena diakuisisi oleh perusahaan Swiss, kini sang legen kembali dengan semangat lokal heritage.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengungkapkan, kembalinya Semen Kujang merupakan langkah strategis.
“Bagi kami, ini bukan sekadar memperkenalkan kembali sebuah produk, tetapi menjadi awal dari interaksi dan pengalaman baru bersama pelanggan. Hari ini, kita bersama-sama menyambut kembalinya Semen Kujang,” kata Indrieffouny Indra disela PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi meluncurkan kembali Semen Kujang melalui rangkaian Grand Launching Semen Kujang yang digelar di Hotel InterContinental, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (28/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan, keputusan menghadirkan kembali Semen Kujang didorong oleh potensi pasar Jawa Barat serta kedekatan masyarakat.
“Melalui Semen Kujang, kami ingin semakin dekat dengan para distributor, toko bangunan, kontraktor, pengembang, konsultan, tukang bangunan, serta seluruh masyarakat Jawa Barat. Karena kami percaya bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari kolaborasi seluruh pelaku industri,” tambahnya.
Sementara Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengatakan bahwa Semen Kujang bukan merupakan merek baru, namun diperkenalkan pertama pada 1975.
“Kami ingin mengembalikan merek yang menjadi kebanggaan warga Sunda, sekaligus menghadirkan produk dengan teknologi mutakhir yang lebih kokoh, relevan, dan siap menjawab tantangan masa depan,” beber Dicky Saelan.
Produk ini dilengkapi teknologi Active Micro Particle, inovasi butiran mikro yang mampu mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kuat, dan tahan lama.
“Semen Kujang menjadi kebanggaan kami karena menghadirkan inovasi dengan pendekatan proses produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memiliki daya rekat kuat, permukaan yang lebih halus, dan hasil pengecoran yang lebih padat,” ungkap Dicky Saelan.
Tak hanya itu, guna memperkuat kembali brand lama itu, PT SIG menggandeng Persib Bandung melalui Meet & Greet bersama para pemain Persib Bandung (Beckam Putra, Adam Alis, Partico Matricardi).
SIG juga mengapresiasi 22 toko bangunan dengan penjualan produk terbaik di wilayah Jawa Barat termasuk undian doorprize berupa sepeda motor, TV, smartphone, jersey Persib, voucher belanja, dan hadiah lainnya.
Asni Arini (36 tahun), pemilik TB Rama Daris di Sumedang, Jawa Barat, merasa bersyukur karena terpilih sebagai pemenang undian grand prize satu unit motor Honda Beat.
”Merek ini memang sejak dulu banyak yang kenal. Sekarang Semen Kujang balik deui, jadi penjualannya tidak terlalu sulit. Apalagi malam ini Alhamdulillah dapat doorprize motor, jadi makin semangat jualan Semen Kujang,” katanya gembira. ***








