Bukan Hanya Infrastruktur, Smart City Harus Berorientasi Penyelesaian Masalah Nyata

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRIN menggelar seminar

BRIN menggelar seminar "Inovasi dan Teknologi untuk Mewujudkan Smart City: Evaluasi Dampak Nyata Teknologi di Jawa Barat" di Hotel Luxton Bandung, Selasa, 8 September 2026. PJ/Val

BANDUNG, PelitaJabar  – Anggota DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP menegaskan, penerapan Smart City harus berorientasi pada penyelesaian masalah nyata masyarakat, mulai dari kemacetan, pengelolaan sampah, bencana alam, hingga efisiensi pelayanan publik.

“Pengembangan kota cerdas tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur teknologi, melainkan harus ditopang oleh smart governance dan smart people agar Jawa Barat dapat menjadi percontohan Smart Provinsi tingkat nasional,” tegasnya di seminar “Inovasi dan Teknologi untuk Mewujudkan Smart City: Evaluasi Dampak Nyata Teknologi di Jawa Barat” di Hotel Luxton Bandung, Selasa, 8 September 2026.

Tantangan terkait inklusivitas teknologi disampaikan Nur Adhi Purnama dari Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengingatkan, keberhasilan pelayanan publik berbasis digital harus memperhitungkan keterbatasan akses masyarakat menengah ke bawah terhadap perangkat pintar (smartphone).

“Sehingga inovasi yang dibuat benar-benar memberikan kemudahan, kecepatan, serta efisiensi bagi seluruh warga,” ucapnya.

Sementara narasumber ahli Prof. Suhono Supangkat menegaskan pentingnya pergeseran fokus pembangunan kota cerdas menuju pendekatan yang berpusat pada manusia (people-centric).

Keberhasilan Smart City tidak ditentukan oleh banyaknya aplikasi yang dibangun, melainkan sejauh mana teknologi tersebut memberikan manfaat langsung serta membangun kepercayaan publik.

“People-centric, human-centric. Ini yang manapun sekarang bicara ujungnya manusia, bukan ujungnya teknologi. Kami orang teknologi elektro, tapi memandangnya tetap pada manusia,” tegasnya.

Seminar yang digagas Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Btrust mempertemukan wakil rakyat, akademisi, lembaga pengawas, serta pemangku kepentingan untuk mengevaluasi efektivitas dan dampak nyata penerapan teknologi di Jawa Barat. VAL

Berita Terkait

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB