Program KGB BJB Dorong Debitur Produktif

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2019 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) terus mendorong debitur untuk produktif melalui penyaluran kredit produktif program Kredit Guna Bhakti (KGB).

Program KGB memungkinkan ASN/PNS untuk bisa berbisnis di luar tanggung jawab pekerjaan utama sebagai persiapan melanjutkan keberlangsungan ekonomi pasca pensiun.

Kredit Guna Bhakti (KGB) diberikan khusus untuk debitur berpenghasilan tetap seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai BUMD dan pegawai swasta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana penghasilan tetap yang payroll-nya gajinya telah atau belum disalurkan melalui bank bjb dan/atau tempat debitur bekerja telah memiliki perjanjian kerjasama dengan bank bjb, dimana sumber pengembaliannya berasal dari gaji debitur yang digunakan untuk keperluan multiguna.

Sebagai salah satu produk agen perubahan nasional, bank bjb mendorong program KGB sebagai pembiayaan pengembangan usaha, pendirian usaha, kebutuhan dana pendidikan hingga kebutuhan konsumtif.

Dalam program KGB, angsuran kredit akan dipotong otomatis dari setiap gaji yang diterima pegawai setiap bulan.

Besaran angsuran dapat disesuaikan dengan nilai penghasilan debitur yang mengacu pada tenor pengembalian.

Untuk plafon pinjaman, dimulai dari nominal Rp 10 juta hingga Rp 500 juta. Adapun untuk tenor pengembalian dapat dimulai dari jangka waktu 12 bulan hingga 15 tahun.

Deni, (42), Ayah tiga anak yang saat ini dinas di Kelurahan Utama, Kota Cimahi mengaku, terbantu dalam menyiapkan masa depan di luar pekerjaan utama.

”Saya memerlukan tambahan modal untuk usaha istri. Istri sedang mengelola bisnis transportasi, rental kendaraan roda empat,” kata Beni di kediamannya di Cimahi, beberapa waktu lalu.

Suami Winny Srie Sugesti itu mengungkapkan, istrinya memang sempat memulai usaha tersebut beberapa tahun lalu. Namun, sempat terhenti karena terbentur modal. Bahkan, Beni mengaku, sempat merasakan pedihnya terjerat rentenir karena belum kenal dengan beragam program yang dimiliki bank bjb.

Dia membuktikan sendiri beragam kemudahan dari bank bjb. Beni dengan istri mengajukan kredit Maret 2018 dengan plafon Rp 216 juta untuk 15 tahun.

Sebagai ASN, dia merasa, syarat yang diajukan pihak bank bjb sangat gampang.

”Sangat mudah karena penjelasan pihak bank bjb tidak bertele-tele. Syarat-syarat pun mudah dan proses pencairan juga sangat cepat,” tambahnya.

Secara teknis, persyaratan yang dilampirkan debitur antara lain, salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan, kartu keluarga (KK) atau akta nikah, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), kartu pegawai, surat keputusan pegawai, surat pengangkatan kepangkatan terakhir, slip gaji, kartu Taspen serta pas foto berukuran 3×4 satu buah.

Tidak hanya itu. Beni mengaku, merasa pengembangan usaha yang dijalankannya saat ini sangat terbantu. Sebab, dia mendapatkan edukasi bisnis dan pemahaman pengelolaan keuangan dari pihak bank bjb secara berkala.

”Dalam setahun ini, saya sudah merasakan manfaatnya. Semoga ke depan bisa merintis usaha yang lain,” kata dia.

Selain itu, bank bjb memberikan penawaran menarik bagi debitur KGB yakni dengan menggelar program undian berhadiah umrah. Program tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan loyalitas nasabah dan telah dilakukan rutin sejak 2015.

Program ini merupakan bentuk apresiasi bank bjb kepada nasabah kredit konsumer.

Pada tahun 2018, bank bjb memberangkatkan 175 nasabah Muslim. Sementara untuk pemenang undian debitur nonmuslim, bank bjb menyediakan perjalanan ke holyland. Beberapa tujuan di antaranya perjalanan menuju Betlehem bagi pemeluk Nasrani, Sungai Gangga di India untuk Hindu dan Nepal bagi penganut Budha.

KGB memiliki fitur penyisihan dana sebesar 1 kali angsuran dari hasil pencairan kredit di rekening tabungan debitur. karena itu saldo dapat digunakan sewaktu-waktu bila ada hal yang tidak terduga dikemudian hari, pun dapat memacu budaya menabung dengan menambah saldo Tabungan Masa Datang. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB