KAB. BANDUNG, PelitaJabar – Apa yang saat ini akan dijalani pada hakekatnya adalah belajar. Belajar adalah sebagai proses yang dinamis. Hasil belajar tidak hanya menyangkut pengetahuan, tetapi juga berkaitan dengan sikap dan ketrampilan.
Prestasi belajar dapat dicapai dengan perjuangan yang tidak mengenal lelah dan putus asa. Sesuai dengan ungkapan, “tidak ada sesuatu yang dapat dicapai tanpa kerja keras”.
Demikian Komandan Lanud Sulaiman Kolononel Pnb Mohammad Nurdin melalui Kadisops Letkol Lek P. Prihatin Subagiyo, M.Han., saat pembukaan Kursus Instruktur Para Dasar Angkatan ke-3 dan Susjurlata (Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama) Paskhas Angkatan ke-52 di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Jum’at (18/06/2021).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kursus Instruktur Para Dasar Angkatan ke-3 yang dilaksanakan kali ini bertujuan mendidik dan melatih, para siswa memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan sebagai instruktur para dasar.
“Selain itu, diharapkan para siswa akan memiliki kepercayaan diri yang lebih untuk menghadap berbagai tugas yang akan datang, disertai dengan sikap profesional, proporsional, dan penuh rasa tanggung jawab,” ucapnya.
Danlanud mengharapkan para siswa yang mengikuti kedua pendidikan tersebut dapat mengikuti dengan penuh kesungguhan, disertai semangat, dan dedikasi yang tinggi.
“Dengan demikian, output yang dihasilkan dari kedua kursus ini diharapkan dapat diprogramkan menjadi personel TNI Angkatan Udara yang mumpuni di bidangnya. Baik untuk bidang kejuruan paskhas maupun tenaga-tenaga instruktur para dasar yang handal,” pungkasnya.
Kursus IPD A-3 selama lima bulan tersebut diikuti 22 siswa (1 Perwira siswa dan 21 Bintara). Sedangkan Susjurlata Paskhas diikuti 100 siswa tamtama selama dua bulan. Kedua kursus tersebut diselenggarakan di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman. ***