Diduga Korupsi Proyek, LSM Racak Siap Turun Kejalan

- Penulis

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, PelitaJabar — Banyaknya laporan dugaan korupsi di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung (BBWS Cimancis), membuat salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Racak di kabupaten Cirebon angkat bicara.

“Kami sudah lama memantau kinerja BBWS Cimancis. Banyak kami dengar, pekerjaan-pekerjaan yang menjadi tanggungjawab mereka tidak becus, serta terindikasi korupsi dan dilaporkan ke aparat penegak hukum. Namun entah sampai dimana penanganannya. Laporan-laporan tersebut seolah menguap,” jelas Ade Riyaman, Ketua Umum Racak kepada PJ. Senin (15/10).

Dikatakan, dirinya menduga, pekerjaan Proyek Pembangunan Tanggul Banjir & Pelindung Tebing desa Cilengkrang, kecamatan Pasaleman, kabupaten Cirebon yang dikelola oleh BBWS Cimancis tahun anggaran 2017 senilai Rp 4.322.039.000,- telah dilaporkan, tapi tidak jelas kelanjutanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendapat informasi,  Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumber ditegur oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) karena mereka (Kejari-red) kurang koordinasi dengan Kejati. Kami masih mencari kebenaran informasi tersebut. Kami terus mencari data terkait proyek tersebut, jika sudah data sudah valid, kami akan turun kejalan,” tegasnya pula.

Menyikapi permasalahan itu, PJ mencoba menggali informasi kepada Kasie Intel Kejari Sumber, Raka melalui pesan Whatsappnya, Selasa (9/10).

Saat dikonfirmasi perihal surat dari Kejati Jabar bernomor R.259/0.2.3/Dek.3/02/2018 yang ditandatangani Asintel Kejati Jabar, serta tindakan TP4D Kejari Sumber, pihaknya malah balik bertanya.

“Tentang apa ya pak, ” imbuhnya.

Bahkan Raka menyatakan permasalahan itu tidak ada kaitan dengan pihaknya. “Kegiatan tersebut tidak ada kaitan dengan TP4D Sumber Mas,” bantahnya.

Kasie Intel Kejari melanjutkan, Kejari Sumber tidak melakukan TP4D dalam kegiatan proyek di desa Cilengkrang itu, walau telah dijelaskan dalam surat tersebut Kejari Sumber dianggap tidak melaporkan kegiatan atau mengawal kegiatan yang dilaporkan. Mud

Komentari

Berita Terkait

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Mahasiswa Bandung Ikuti Pelatihan Barista
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Farhan Sebut Halal Bihalal TP-PKK Penguatan Solidaritas
MBG Hingga Tenggelamnya Isu Kependudukan
Tak Lagi Was-was, Logo IKWI Kini Resmi Dipatenkan
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Apresiasi Media, BRI Region 9 Bagikan Paket Lebaran untuk PWI Jabar

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Rabu, 22 April 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa Bandung Ikuti Pelatihan Barista

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 8 April 2026 - 17:31 WIB

Farhan Sebut Halal Bihalal TP-PKK Penguatan Solidaritas

Rabu, 1 April 2026 - 19:44 WIB

MBG Hingga Tenggelamnya Isu Kependudukan

Berita Terbaru

Epriyanto Kasmuri kembali terpilih memimpin Perbasi Jabar dalam Musda ulang. PJ/Joel

FEATURED

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:04 WIB

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB