Emil Minta Aisyiyah Jadi Motor Penggerak Anti Hoax Kalangan Perempuan

- Penulis

Sabtu, 14 September 2019 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepada organisasi kewanitaan, Aisyiyah, untuk membuat gerakan anti hoaks. Tujuannya untuk memberantas hoaks atau berita bohong khususnya di media sosial.

“Saya titip dalam 4 tahun kedepan bangun gerakan anti hoaks untuk kalangan ibu-ibu. Dan motor penggeraknya adalah Aisyiyah Jabar. Kita jadikan Jabar provinsi paling tabayun se-Indonesia,” kata Emil –sapaan Ridwan Kamil—saat memberi sambutan Milad Aisyiyah ke-105 dan Milad TK ABA ke-100 di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (14/9).

Gerakan anti hoaks, khusunya di kalangan ibu rumah tangga, penting dilakukan. Karena berdasarkan survei yang dia terima, 40 persen warga Indonesia tidak bisa membedakan berita benar dengan hoaks.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mohon maaf hasil surveynya kebanyakan yang sering meneruskan berita hoaks adalah kalangan ibu-ibu,” katanya.

Jika gerakan tersebut berhasil, Emil optimistis masyarakat Jabar akan lebih produktif. Apalagi, masyarakat Jabar rata-rata mengoperasikan gawai mencapai 4 jam setiap hari.  Untuk memberantas berita bohong atau hoaks, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar telah meluncurkan Jabar Saber Hoaks (JSH)

“4 jam sehari adalah jumlah waktu yang dihabiskan warga Jabar dengan mengoperasikan gawai. Dan hasil surveinya, 4 jam digunakan tidak produktif,” ucapnya.

Pemimpin Aisyiyah Jabar, Ia Kurniati, mengatakan organisasinya sudah seharusnya menjalin hubungan dengan Pemdaprov Jabar. Pihaknya akan segera menggelar rapat internal untuk merealisasikan gerakan anti hoaks.

“Aisyiyah tidak hanya mengusung wacana program saja, tapi melakukan karya nyata karena itu kami akan bermitra baik dengan Pemprov Jabar,” katanya.

Aisyiyah sendiri sudah memiliki 245 cabang di 27 kabupaten/ kota se-Jabar, 730 pimpinan di tingkat kelurahan dan desa, 220 TK ABA, 4 SD, 2 SMP, 1 SMA, 1 Perguruan Tinggi Stikes Aisyiyah dan 1 SLB di Tasikmalaya.

Dari banyaknya lembaga pendidikan tersebut tergambar geliat pergerakan Aisyiyah di seluruh pelosok Jabar termasuk di bidang keagamaan dan hukum. Mal

Komentari

Berita Terkait

Saham BJBR Menguat, Pasar Apresiasi Arah Transformasi bank bjb
Fokus Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Strategi
Unggul 3-0 dari Falcon, bjb Tandamata Siap Hadapi Electric
Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih
KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:49 WIB

Saham BJBR Menguat, Pasar Apresiasi Arah Transformasi bank bjb

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:14 WIB

Fokus Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Strategi

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Unggul 3-0 dari Falcon, bjb Tandamata Siap Hadapi Electric

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:23 WIB

Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Berita Terbaru

Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih. PJ/Dok

FEATURED

Fokus Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Strategi

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:14 WIB

bjb Tandamata unggul 3-0 melawan Medan Falcon. PJ/Dok

FEATURED

Unggul 3-0 dari Falcon, bjb Tandamata Siap Hadapi Electric

Selasa, 20 Jan 2026 - 20:48 WIB

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB