Farhan Temukan Puluhan TPS Ilegal, Ratusan Ton Sampah Masih Menumpuk

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung M Farhan menegaskan akan menindak tegas TPS ilegal, dimana sampah tersisa hingga ratusan ton akibat penumpukan dan keterbatasan pengelolaan sampah. PJ/Dok

Wali Kota Bandung M Farhan menegaskan akan menindak tegas TPS ilegal, dimana sampah tersisa hingga ratusan ton akibat penumpukan dan keterbatasan pengelolaan sampah. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Pemerintah  Kota (Pemkot) Bandung, terus berupaya mengurangi tumpukan sampah dengan berbagai cara. Salah satunya menampah kapasitas pengolahan sampah.

Sekitar 1.500 ton sampah per hari dalam kondisi normal. Namun sejak H-1 hingga H+4 Lebaran, volume meningkat sekitar 20 persen menjadi sekitar 1.800 ton per hari.

“Akibatnya, meskipun pagi hari sampah diangkut, pada sore harinya sudah kembali menumpuk. Besok paginya muncul lagi tumpukan baru dengan jumlah yang hampir sama,” tegas Walu Kota Bandung Muhammad Farhan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu, 25 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, meski jalur dan jadwal pengangkutan telah kembali normal, peningkatan timbulan sampah baru menyebabkan penumpukan harian masih terjadi.

Kondisi ini membuat pengurangan tumpukan sampah tidak signifikan karena tingginya produksi sampah baru dari masyarakat.

Bahkan, dari total sekitar 980 ton sampah yang dapat diangkut setiap hari, masih tersisa sekitar 500 – 600 ton.

“Pada triwulan kedua tahun ini, kami akan meluncurkan program baru berupa RDF dan penambahan kapasitas insinerator untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah,” kata Farhan.

Sementara, maraknya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal, memperparah kondisi penumpukan.

Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 60 titik TPS ilegal yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung.

“TPS ilegal ini tidak bisa dibiarkan. Itu adalah bentuk pelanggaran hukum dan pencemaran lingkungan. Kami tidak akan mentoleransi,” tegasnya.

Pemkot Bandung saat ini berpatroli selama 24 jam untuk mengidentifikasi, mengangkut, sekaligus menutup TPS ilegal.

“Siapapun yang terbukti membuang sampah di TPS ilegal akan kami proses secara hukum,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Gunakan Rangkaian Baru, KA Cikuray Andalan Para Petani dan Pedagang
Ribuan Peserta Konprov PWI Jabar Diprediksi Hadir, Farhan Siap Dukung
Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang
Prioritas Keamanan Penumpang, Geometri Perlintasan Sebidang di Jalan Sunda di Perbaiki
Bantu Palestina, Baznas Kirim Ratusan Juta Daging Qurban Kemasan
H. Yoko Bantu Pribadi Gulat UPI Open 2026
Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism
XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:02 WIB

Gunakan Rangkaian Baru, KA Cikuray Andalan Para Petani dan Pedagang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:46 WIB

Ribuan Peserta Konprov PWI Jabar Diprediksi Hadir, Farhan Siap Dukung

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:59 WIB

Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:59 WIB

Prioritas Keamanan Penumpang, Geometri Perlintasan Sebidang di Jalan Sunda di Perbaiki

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:47 WIB

Bantu Palestina, Baznas Kirim Ratusan Juta Daging Qurban Kemasan

Berita Terbaru

Mahasiswi UPI telah menyelesaikan masa magangnya di PBSI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:59 WIB