Kemenperin Luncurkan Pendidikan Vokasi Industri Tahap II

- Penulis

Senin, 18 Maret 2019 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, PelitaJabar — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI meluncurkan program Pendidikan Vokasi Industri Tahap II untuk Wilayah Jawa Barat.

Peluncuran dilakukan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, serta Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin Harjanto, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad, dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto.

Program pendidikan vokasi industri merupakan upaya membangun link and match industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Jawa Barat. Dilakukan 631 perjanjian kerjasama antara 128 perusahaan industri dengan 415 SMK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ada pula pemberian hibah mesin dan peralatan untuk mendukung praktik di SMK dari 28 perusahaan kepada 208 SMK.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi salah satu solusi penyerapan tenaga kerja dan pemberian keahlian kepada anak didik khususnya anak-anak SMK yang ada di Jawa Barat,” harap Uu disela peluncuran program di PT Anugerah Indofood Barokah Makmur, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/3).

Dikatakan, salah satu permasalahan SMK yang ada di Jawa Barat adalah tidak sejalannya antara kurikulum sekolah dengan industri saat ini.

Untuk itu, Pemda Provinsi Jabar berencana akan merombak kurikulum SMK yang tidak sejalan dengan kebutuhan ekonomi saat ini. Terlebih SMK menjadi salah satu penyumbang pengangguran terbesar di Jawa Barat.

“Salah satu permasalalah SMK yang ada di Jawa Barat, yaitu tidak sesuainya antara kurikulum SMK dengan (kebutuhan kompetensi) industri,” ujar Uu.

Sejak diluncurkan pada 2017, program pendidikan vokasi ini telah memitrakan sebanyak 2.604 SMK dengan 885 perusahaan.

Capaian tersebut melampaui target Kementerian Perindustrian sebanyak 2.600 SMK dengan 750 perusahaan.

Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, peluncuran program Pendidikan Vokasi Industri ini merupakan tahapan ke X rangkaian program link and match antara SMK dengan industri di seluruh Indonesia.

“Pendidikan vokasi ini merupakan prioritas bagi pemerintah, karena selain SMK kami juga mendorong politeknik,” ucap Airlangga dalam sambutannya.

Pada kesempatan ini, Menteri Airlangga juga membuka diklat 3 in 1 untuk 260 orang, terdiri dari 75 orang akan mengikuti diklat animasi dan 85 orang diklat alas kaki, serta 25 orang akan mengikuti diklat garmen. Mereka akan ditempatkan di beberapa perusahaan di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Solo, Banten, dan Bandung.

Selain itu, pada 31 Januari 2019 lalu, Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Sosial telah membuka diklat sistem 3 in 1 bagi 368 penyandang disabilitas di bidang industri garmen dan alas kaki yang ditempatkan di 11 perusahaan.

Pada peluncuran program Pendidikan Vokasi Industri Tahap II Jabar ini, Menteri Airlangga sekaligus membuka diklat 3 in 1 untuk 60 penyandang disabilitas yang akan ditempatkan di perusahaan garmen dan alas kaki, sehingga total penyandang disabilitas yang telah dilatih, tersertifikat, dan ditempatkan bekerja di perusahaan mencapai 523 orang. Mal

Komentari

Berita Terkait

Semangat Kebersamaan Pengcab, Antar Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang
Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen Rp 900 miliar
Dubes Australia Resmikan AussieBanget Corner di Telkom University
Pangdam III/Slw Persilahkan Menwa Mahawarman Gelar Pasukan di Lapangan Serka Dedi Unadi
Kaimudin Gantikan Lukman Sebagai Caretaker PSTI Jabar
Triwulan I Daop 2 Catat Puluhan KA Tertemper, Ingatkan Tertib di Perlintasan Sebidang
Dana Hibah Tak Kunjung Cair, Cabor Gelisah

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:59 WIB

Semangat Kebersamaan Pengcab, Antar Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Kamis, 30 April 2026 - 19:36 WIB

RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang

Kamis, 30 April 2026 - 16:12 WIB

Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen Rp 900 miliar

Kamis, 30 April 2026 - 15:57 WIB

Dubes Australia Resmikan AussieBanget Corner di Telkom University

Kamis, 30 April 2026 - 10:28 WIB

Pangdam III/Slw Persilahkan Menwa Mahawarman Gelar Pasukan di Lapangan Serka Dedi Unadi

Berita Terbaru

Telkomsel menghadirkan paket komunikasi RoaMax Haji dengan kuota besar. PJ/Dok

FEATURED

RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:36 WIB

Suasana RUPST bank bjb 2026 di Gedung Pakuan Bandung. PJ/Dok

EKONOMI

Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen Rp 900 miliar

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:12 WIB