Korupsi dan Ramadhan

- Penulis

Minggu, 3 April 2022 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

#CatatanAwalRamadhan1443 H

Sahabatku yang baik hati, memasuki bulan Suci Ramadhan tahun 2022 ini, saya ingin membuat catatan kecil tentang sikap mental kita berhadapan dengan bulan yang penuh hikmah.

Bulan ini disiapkan bagi kita untuk berlatih. Oeh sebab itu harus ada kesadaran yang kuat bahwa kita akan memasuki arena latihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arena latihan yang disiapkan langsung oleh Tuhan semesta alam.

Jika kesadaran itu kuat, maka kita tidak saja akan menjalani hari hari dengan kesadaran beribadah tetapi juga kesadaran untuk berubah.

Dan itulah sebabnya saya merasa Ramadhan dapat menjadi medium perubahan mental Yang masif.

Apabila dikaitkan dengan pemberantasan korupsi, maka kesadaran utama yang dibangun oleh bulan Ramadhan adalah kesadaran tentang adanya pengawasan Tuhan.

Dalam berbagai keterangan disebutkan bahwa Allah menganggap ibadah puasa ini adalah untuk Allah (Ashoumu Lii), jika puasa adalah untuk Tuhan dan Tuhan sendiri yang mengawasi semuanya, maka sikap mental terpenting yang harus lahir dari ibadah puasa adalah perasaan bahwa kita sedang diawasi.

Mentalitas menahan haus dan lapar sambil diawasi oleh Sang Pencipta adalah kombinasi yang sempurna untuk menyadari apapun yang kita lakukan terutama sebagai pejabat negara mustahil menghindar dari pengawasan Tuhan.

Kesadaran akan pengawasan Tuhan ini juga manifestasi dari sikap mental Pancasila sila pertama: Ketuhanan yang maha esa.

Kita sadar bahwa Tuhan dengan segala hukumnya hadir dalam tiap detik kehidupan kita, itulah manusia Pancasilais.

Kesadaran diawasi dan pengawasan Tuhan bukanlah untuk mempersulit kita, tetapi dalam rangka mendewasakan dan mematangkan.

Karena tidak mungkin kita membangun tradisi kenegaraan yang baik tanpa adanya kultur yang dewasa.

Dewasa dengan jabatan kita, dewasa dengan uang negara, dewasa dengan penggunaan fasilitas publik dan dewasa dalam segala hal untuk menampakkan rasa tanggungjawab di hadapan masyarakat banyak.

Jika kesadaran akan pengawasan Tuhan membuat kita tak berani makan dan minum dalam kamar sepi meski tak ada Polisi, Jaksa dan KPK yang melihat terinternalisasi sebagai sikap mental kita, maka demikian pula dengan sikap kita atas korupsi.

Akhirnya kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1443 H/2020 M.

Semoga arena latihan satu bulan ini akan menempa dan membentuk kesadaran yang sama dalam kita menunaikan amanah masing masing, bahwa meski kita bisa luput dari hukum dan manusia namun kita tak pernah lepas dari pengawasan Tuhan. Marhaban Ya Ramadhan. ***

Komentari

Berita Terkait

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham
Jaga Kelestarian Lingkungan, Larang Tebang Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Kota Bandung
Dirut KAI Lepas KA Sangkuriang Bandung–Ketapang, 1.076 Tiket Ludes Terjual
Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru
HUT Kodam III/Slw ke 80, Gelar Pameran & Lelang Lukisan Siliwangi untuk Indonesiaku
Semangat Kebersamaan Pengcab, Antar Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:48 WIB

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:18 WIB

Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:04 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Larang Tebang Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Kota Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:26 WIB

Dirut KAI Lepas KA Sangkuriang Bandung–Ketapang, 1.076 Tiket Ludes Terjual

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:12 WIB

Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru

Berita Terbaru

Gubernur Jabar KDM jadi saksi pernikahan pasangan Tuna Rungu di KUA Bale Endah. PJ/Dok

FEATURED

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu

Senin, 4 Mei 2026 - 13:48 WIB

Kaimudin Caretaker Pengprov PSTI Jabar gantikan Lukman Husain siap bekerja sesuai amanah. PJ/Joel

FEATURED

Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:12 WIB