Panen Raya Perdana Bawang Merah Capai 1,5 Ton

- Penulis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sebanyak 16 wilayah di Kota Bandung panen raya bawang merah, Jumat 20 Januari 2023. Total hasil panen mencapai 1,5 ton.

Panen raya ini secara simbolis dilaksanakan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Jabar, Yusuf Wicaksono di Buruan SAE Taruna RW 08 Kelurahan Kujang Sari Kecamatan Bandung Kidul, Jumat 20 Januari 2023.

Pada acara tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat juga memberikan bibit bawang merah juga cabai rawit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BI perwakilan Jawa Barat memberikan 1.500 Organik Tower Garden (OTG) kepada 30 kecamatan se-Kota Bandung, dengan masing-masing wilayah mendapatkan 50 unit OTG.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, 96,47 persen kebutuhan pangan di Kota Bandung dipasok dari luar Kota Bandung.

“Ini ketergantungan bahan pangan. Sehingga hadirnya OTG ini mampu memenuhi kebutahan di wilayah masing-masing,” kata Yana.

Ia menambahkan, selain mencukupi kebutuhan, panen tersebut juga mampu menekan inflasi di Kota Bandung, karena salah satu kebutuhan pokok yang sering fluktiatif harganya.

“Dengan program ini juga bawang merah juga cabai bisa dipenuhi kita sendiri, bisa menekan inflasi, harga terkendali juga kebutuhan terpenuhi,” tuturnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menerangkan, panen yang dihasilkan saat ini pada 16 wilayah sekitar 1,5 ton.

“Secara umum itu 1:7. Jika 1 kg bibit bawang itu menghasilkan 7 kg. Secara umum di 16 lokasi itu menghasilkan 1,5 ton bawang merah. Bahkan ada satu kelompok bisa 2,4 kg,” tuturnya.

Ia menerangkan, OTG merupakan inovasi sederhana teknik budi daya untuk menyasar lahan terbatas.

“OTG ini inovasi sederhana, teknik budi daya untuk sasaran lahan terbatas menggunakan sistem vertikal. Untuk 1 unit ini 40-50 lubang tanam,” jelasnya.

Bibit tersebut, kata Gin Gin telah panen selama 2,5-3 bulan pada 335 kelompok Buruan Sae.

“Hari ini panen bawang 2,5-3 bulan, sudah panen perdana pada 16 lokasi dari 30 Lokasi,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham
Jaga Kelestarian Lingkungan, Larang Tebang Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Kota Bandung
Dirut KAI Lepas KA Sangkuriang Bandung–Ketapang, 1.076 Tiket Ludes Terjual
Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru
HUT Kodam III/Slw ke 80, Gelar Pameran & Lelang Lukisan Siliwangi untuk Indonesiaku
Semangat Kebersamaan Pengcab, Antar Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:48 WIB

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:18 WIB

Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:04 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Larang Tebang Pohon Sepanjang Jalan Provinsi di Kota Bandung

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:26 WIB

Dirut KAI Lepas KA Sangkuriang Bandung–Ketapang, 1.076 Tiket Ludes Terjual

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:12 WIB

Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru

Berita Terbaru

Gubernur Jabar KDM jadi saksi pernikahan pasangan Tuna Rungu di KUA Bale Endah. PJ/Dok

FEATURED

Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu

Senin, 4 Mei 2026 - 13:48 WIB

Kaimudin Caretaker Pengprov PSTI Jabar gantikan Lukman Husain siap bekerja sesuai amanah. PJ/Joel

FEATURED

Musprovlub PSTI Jabar Batal, Menunggu Kinerja Caretaker Baru

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:12 WIB