Tim PON Panahan Jawa Barat Satu Nafas, Jabar Juara

- Penulis

Senin, 6 September 2021 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Akibat Pandemi, Tim Cabang Olahraga (Cabor) Panahan Jabar batal Training Centre (TC) di Korea.

“Bagi panahan tidak ada masalah, jadi atau tidak TC di Korea, semua atlet tetap memiliki spirit latihan. Ke Korea TC cukup bagus karena memang suaaana psikisnya beda. Tapi apa pun dapat terjadi termasuk pandemi Covid ini. Semua membuyarkan rencana program kita,” jelas Novi Andriyanto asisten pelatih panahan PON XX Jabar di ruang Kominfo Lantai II KONI Jabar, Senin (6/09/2021).

Dikatakan, pihaknya melalui para pelatih terbaiknya dan dibimbing tim Satlak KONI Jabar, memainkan plant B.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Boleh dilihat mulai, pagi, siang dan sore anak-anak berlatih demgan tekun dan disiplin dikawal langsung pelatih. Mereka sudah melupakan Korea. Yang ada dalam jiwa dan semangat anak anak, bagaimana memberikan kontribusi medali emas buat Jawa Barat, dalam benak tim kami saat ini adalah Satu Nafas Jabar Juara, ga ada yang lain,” ujar Novi.

Tim panahan PON Jabar sudah mendapat utuh perlengakapan latihan dan tanding dari KONI Jabar sesuai dengan spek yang diusulkan.

“Alhamdulillah kami sudah dapat peralatan sesuai speknya. Kami juga sudah melakukan latihan bersama sekaligus simulasi dengan tim DKI Jakarta dan Tim Nasional di Cibubur. Kita dapat melihat perkembangan tehnik anak-anak termasuk psikologisnya. Ada yang yang memuaskan dan ada pula yang perlu di dongkrak. Sehingga bisa saya katakan secara umum kondisi anak-anak 80 sampai 90 persen saat ini,” terangnya.

PON Papua tim panahan Jawa Barat, harus bekerja keras untuk mewujudkan target 2 medali emas, mengingat saingan yang semakin ketat. Tuan rumah saja katanya hampir memanfaatkan sepenuhnya atlet asal Jawa Timur.

“Kekuatan sebenarnya merata. Target kami 2 medali emas Insya Allah dapat kami capai. Bahkan bisa menjadi 4 medali emas. Bukan takabur atau gegabah, tambahan 2 emas lagi sudah kami perhitungkan, darimananya rahasia,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB