Tingkatkan Usaha di Tiga Pesantren, Tel-U dan BI Kolaborasi

- Penulis

Senin, 27 Desember 2021 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Guna meningkatkan kapasitas usaha di Pesantren, Fakultas Rekayasa Industri Telkom University (Tel-U) kembali bekerjasama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DEKS BI) di tiga pesantren.

Diantaranya Pesantren Arafah di Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dengan usaha keripik tempe, Pesantren Madaarikul Ulum di Selaawi, Kabupaten Garut, dengan usaha pengolahan kunyit dan Pesantren At Taqwa di Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, dengan usaha pembuatan gula semut.

Setelah program hibah mesin produksi beserta pelatihannya 2020-2021 lalu, kembali digelar peningkatan kualitas produk, pemasaran dan administrasi keuangan bagi unit usaha ketiga pesantren.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran kegiatan pendampingan ini telah dilaksanakan secara hybrid, dan kegiatan pendampingan akan berlangsung sejak November 2021 hingga September 2022.

Deputi Direktur DEKS BI, Anna Setyawati, mengungkapkan, dengan program ini, unit usaha pesantren dapat menghasilkan produk yang dapat diterima masyarakat umum dan industri.

‘Dengan adanya unit usaha ini, diharapkan pesantren dapat menghasilkan santri yang selain paham ilmu agama juga memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan ekonomi produktif,’ paparnya Senin 27 Desember 2021.

Sementara Direktur PPM Telkom University, Dr. Kemas Muslim, ST. M.ISD, menjelaskan, pihaknya mengapresiasi akan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi dari banyak pihak seperti di tiga pesantren ini.

‘Diharapkan adanya kolaborasi akan lebih memberi manfaat dalam memecahkan persoalan yang dihadapi masyarakat,’ ucapnya.

Pesantren Madaarikul Ulum menyampaikan, selain manfaat terkait unit usaha pesantren, kegiatan yang dilaksanakan dan publikasi melalui beberapa media lokal dan media sosial, telah membuat pesantren menjadi lebih dikenal masyarakat.

Selain rancangan dan instalasi mesin mini pabrik pada 3 pesantren tersebut, juga dihasilkan HAKI, kerja praktek dan tugas akhir mahasiswa, serta beberapa publikasi.

Terkait dengan tim kerja, jumlah personil yang terlibat saat ini ada 24 orang dan diketuai oleh Dr. Endang Chumaidiyah.

Personil terbagi dalam tiga tim dengan keahlian mencakup teknik dan manajemen produksi, teknologi pangan, pemasaran, keuangan dan akuntansi biaya, sistem informasi serta desain kemasan.

Mayoritas tim berasal dari Fakultas Rekayasa Industri, kecuali untuk desain kemasan yang berasal dari Fakultas Industri Kreatif dan teknologi pangan yang berasal dari Universitas Pasundan Bandung. ***

Komentari

Berita Terkait

Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih
KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:23 WIB

Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB