Usonic dan NISE, Alternatif Tembakau Menyenangkan & Elegan

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Rokok elektronik kini semakin beragam dan bervariasi. Kepuasan, menjadi pertimbanganan produsen, dimana desain semakin modis dan kian kece.

Dibandingkan produk sejenis yang dibakar langsung, turunan tembakau yang bersifat heat-not-burn (HNB) diakui lebih sedikit menimbulkan bahaya. Terlebih, desainyang lebih ringan, sehingga ideal bagi perokok yang menghargai fungsionalitas.

Kesan ini konsisten dengan peran aktif dan gaya hidup sederhana bagi sebagian orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permintaan produk tembakau alternatif di pasar Indonesia sangat besar. Karena penemuannya yang luar biasa yang menawarkan kenyamanan bagi penggunanya, mampu menarik minat konsumen.

Untuk saat ini, inovasi Sixhill menjadi jawaban bagi pengguna rokok elektronik.

Berbeda dengan rokok, tembakau alternatif mengurangi risiko kesehatan hingga 95 persen dari produk konvensional.

Efek pemanasan tembakau justru lebih bersih dan tidak meninggalkan bau atau residu pada pakaian.

Sistem pengurangan dampak buruk atau pengurangan bahaya ini, dirancang untuk menghindari pembakaran dan hanya menghasilkan uap—akibat pemanasan—tanpa partikel padat dan abu.

Jika Anda mencari desain tembakau panas terbaru yang lebih ringkas, saat ini hanya ada di Sixhill.

Merek internasional asal China ini dengan cermat memilih campuran tembakau yang digiling halus dan diolah secara khusus. Produk mereka, Usonic dan Nise, dijamin diproduksi secara ketat dengan standar kualitas bahan tertinggi dan teknologi terkini.

Karena bentuknya yang efisien, Usonic dapat menghasilkan rasa lebih cepat dan merata, ukurannya hanya 97*22*13.5mm. Usonic hadir dengan pemanas spiral 3D yang memiliki sumber panas lebih besar, sehingga dapat menghantarkan lebih banyak panas ke tembakau dan mencapai hasil sempurna, didukung pemanasan hambatan listrik dengan teknologi ATINE.

Tampil sebagai alternatif, sistem terbaik dari Usonic dapat digunakan untuk 10 hingga 15 isapan per batang. Dosis ini lebih kecil dibandingkan rokok konvensional yang bisa memakan waktu hingga 20 isapan. Dengan begitu, perokok bisa mengurangi intensitas dampak dari produk, namun tetap mendapatkan pengalaman merokok sesuai preferensi.

Sebagai pelengkap, NISE hadir dalam warna-warna yang estetik, elegan, dan kekinian. Setiap pilihan yang bervariasi dari NISE akan terasa sangat orisinal.

Sensasi rasa roasted tobacco, strong mint, light mint, balanced tobacco, blueberry, and light clove memiliki intensitas dan aroma yang berpadu dengan baik sehingga menghasilkan cita rasa memuaskan.

Bungkus kertas pelindung di NISE memberikan pengalaman lebih bersih dan nyaman setelah digunakan. Dengan sumbat pendingin yang terbuat dari selulosa asetat, memberikan efisiensi pendinginan terbaik.

Dilengkapi Air Flow Chamber, Nise sehingga dapat mengukur jumlah aerosol melalui seluruh tongkat untuk hasil yang memuaskan. ***

Komentari

Berita Terkait

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala
Judol & Pinjol Picu AKI Hingga Perceraian Tinggi di Jabar
Mahasiswa Bandung Ikuti Pelatihan Barista
Mantap, KA Sangkuriang Hubungkan Berbagai Kota di Jabar, Jateng Hingga Jatim

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Kamis, 23 April 2026 - 15:31 WIB

Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Kamis, 23 April 2026 - 13:15 WIB

Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala

Kamis, 23 April 2026 - 12:56 WIB

Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala

Berita Terbaru