Wihaji Support Balita Jantung Bocor & Rumah Tak Layak Huni

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Wihaji saat menyambangi balita dengan jantung bocor di Garut. Pihaknya memastikan bantuan tepat sasaran bagi keluarga stunting. PJ/Dok

Menteri Wihaji saat menyambangi balita dengan jantung bocor di Garut. Pihaknya memastikan bantuan tepat sasaran bagi keluarga stunting. PJ/Dok

GARUT, PelitaJabar – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia, Wihaji mendapati Keluarga Risiko Stunting (KRS). Salah satunya keluarga Naura, balita berusia 18 bulan dengan berat badan 5,8 kilogram dan riwayat penyakit jantung bocor. Keluarga ini menerima bantuan nutrisi untuk mendukung pemulihan gizi anak.

Lalu rumah Yani Suryani, warga Desa Mekarmukti yang tengah hamil lima bulan anak keempat. Kondisi rumah yang tidak layak huni membuat keluarga ini masuk kategori penerima bantuan bedah rumah. Suaminya, Haris Sugiarto, tidak dapat bekerja selama tiga bulan terakhir akibat cedera tulang punggung.

“Kita support karena bagi keyakinan saya pribadi, menyelamatkan satu orang sama dengan menyelamatkan satu generasi. Kita bantu semampu kita, mulai dari perbaikan rumah hingga MCK, agar risiko stunting bisa ditekan,” kata Wihaji saat kunjungan kerja ke Kabupaten Garut Rabu kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Wihaji meninjau langsung sejumlah program pemerintah di Kecamatan Caringin, mulai dari Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Melati hingga rumah warga yang masuk kategori keluarga berisiko stunting (KRS).

“Kita punya program Kampung KB, yaitu Kampung Keluarga Berkualitas. Semangatnya adalah memastikan di kampung tersebut ada integrasi program, supaya misalnya tidak stunting, ada pengasuhan anak, serta berbagai kegiatan lain yang tujuannya mewujudkan keluarga yang sehat dan mandiri,” ujar Wihaji saat berdialog dengan masyarakat di Kampung KB Melati, Desa Caringin.

Menteri Wihaji juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor atau konsep Pentaheliks, yakni kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.

“Prevalensi stunting di Indonesia 19,8 persen, sedangkan di Garut sudah turun menjadi sekitar 14 persen. Ini capaian bagus, tapi kita ingin terus tekan lebih rendah lagi. Jawa Barat menjadi prioritas karena jumlah penduduknya paling besar di Indonesia,” tambahnya.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengapresiasi perhatian langkah Menteri terhadap masyarakat di wilayah terpencil.

“Kami berterima kasih kepada Pak Menteri yang sudah datang jauh-jauh ke pelosok Garut. Kami siap mendukung penuh program pengentasan stunting dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di daerah kami,” kata Putri.

Selain meninjau KRS, juga mengunjungi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), salah satu model layanan pengasuhan anak berbasis masyarakat dengan kontribusi sukarela sebesar Rp500 per hari. ***

 

 

Berita Terkait

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini
Robotic Navigation Spine Surgery, Cara Baru Atasi Keluhan Tulang Belakang
Perluas Bisnis, GIFS Lucurkan Pengangkutan Sampah Berbasis PastiKlola
Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis
Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang
Pengguna Tak Perlu Pusing, LEPAS Care Hadirkan Perlindungan Hingga 10 Tahun
Perluas Pasar UMKM, Farhan Dorong Daerah Perkuat Kolaborasi
VinFast VF MPV 7 Sabet Favorite Passanger Car MPV di GIIAS Bandung 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:28 WIB

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini

Kamis, 17 September 2026 - 17:51 WIB

Robotic Navigation Spine Surgery, Cara Baru Atasi Keluhan Tulang Belakang

Kamis, 17 September 2026 - 14:32 WIB

Perluas Bisnis, GIFS Lucurkan Pengangkutan Sampah Berbasis PastiKlola

Kamis, 17 September 2026 - 11:12 WIB

Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:28 WIB

Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang

Berita Terbaru

Warga Kota Bandung diimbau hindari ruas jalan ini karena terdapat ajang lari Pocari Sweat Run 2026 di Bandung.

FEATURED

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:28 WIB

Ratusan jamaah Masjid Agung Bandung, mengirimkan doa untuk para jurnalis. PJ/Dok

FEATURED

Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:12 WIB

XLSMART menghadirkan Jaringan 5G SMARFREN di Palembang. PJ/Dok

DAERAH

Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:28 WIB