BANDUNG, PelitaJabar – Cuaca ekstream yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, membuat Telkomsel area Jabodetabek – Jabar siaga terhadap bencana.
Untuk mengantisipasi bencana alam seperti banjir dan longsir, operator yang lahir pada 1995 di Batam itu memetakan 3 wilayah di daerah Jawa-Barat.
Tiga daerah tersebut adalah Garut, Cianjur dan Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Biasanya kita backup dari ketiga daerah tersebut, termasuk tim yang sudah kita siapkan termasuk apa saja yang perlu kita siapkan,” papar General Manager Region Network Operations and Productivity Jawa Barat Telkomsel, Danny Agus Triawan, disela Media Gathering Telkomsel Area Jabar, di Bandung Kamis 4 Desember 2025.
Dia mencontohkan bencana yang melanda di area 1 Sumatera, pihaknya memberikan pinjama peralatan dari Jabar dan Jabodetabek.
“Yang repot itu pln, karena itu genset milik kita harus selalu stanby,” ucap Danny.
Terkait lonjakan trafik data selama periode Natal dan Tahun Baru (NARU) 2025, layanan komunikasi yang sering digunakan pelanggan adalah teks atau pesan seperti WhatApps.
“Untuk layanan video streaming, social media, dan online gaming, mengantisipasi kenaikan data payload, Telkomsel Regional Jawa Barat telah melakukan antisipasi dengan mengoptimalkan jaringan 4G dan 5G di 44 titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, jalur mudik, bandara, pelabuhan, area residensial, dan rumah ibadah,” paparnya.
Adapun jaringan 5G Telkomsel tetap tersedia di kota-kota prioritas, akan didukung dengan total lebih dari 172 BTS 5G pada akhir 2025, dan diperkuat dengan teknologi AI Autonomous Network.
Sementara, General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz Bangsawan, mengatakan, Telkomsel berupaya memastikan pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan Telkomsel selama momen NARU.
“Semua tim kami siaga untuk melayani sepenuh hati, memberikan pengalaman yang nyaman dan bersahabat untuk semua kalangan.” pungkasnya singkat.
Telkomsel memiliki 172 BTS 5G di 6 kota/kabupaten di wilayah kerja Regional Jawa Barat sampai akhir 2025.
Selama NARU mensiagakan 11 Posko SIAGA monitoring network serta 44 Points of Interest (titik keramaian). ***








