BANDUNG, PelitaJabar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung memiliki peran ganda dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV yang akan digelar 7 hingga 20 November 2026 mendatang.
Demikian Ketua Umum KONI Kota Bandung Dr. Nuryadi. MPd kepada media saat Buka Bersama sekaligus Jumpa Pers terkait Porprov XV 2026, Minggu 15 Maret 2026.
“Peran ganda tersebut menjadi tantangan sekaligus kehormatan bagi Kota Bandung. Ini menjadi tugas seluruh unsur organisasi olahraga dan pemerintah daerah untuk bersinergi, agar Porprov berjalan sukses, sekaligus menghasilkan prestasi bagi kontingen Kota Bandung,” jelas Nuryadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua peran ganda itu sebagai kontingen peserta dan juga sebagai tuan rumah pendamping pelaksana Porprov.
“Pemerintah Kota Bandung sudah menerima Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Barat terkait penunjukan tersebut,” ujarnya.
Dikatakan, terdapat enam cabang olahraga yang akan digelar di Kota Bandung. Lima di antaranya merupakan cabang utama, yakni softball, baseball, soft tennis, dan woodball. Sedangkan satu cabang lagi yaitu Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Namun akan dipertandingkan sebagai Cabor ekshibisi.
“Insha Allah enam cabang olahraga itu akan dipusatkan di Kota Bandung. Kami juga sudah mengumpulkan kebutuhan anggaran tambahan dari masing-masing cabang olahraga dan telah menyerahkannya kepada Pemerintah Kota Bandung,” beber calon Guru Besar UPI.
Djtambahkan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung saat ini tengah melakukan penelaahan terhadap usulan kebutuhan.
“Kami juga mengusulkan beberapa kebutuhan infrastruktur, termasuk perbaikan fasilitas olahraga. Semua usulan tersebut sudah kami sampaikan kepada pemerintah kota agar dapat dipertimbangkan dalam persiapan Porprov tersebut,” ucap Nuryadi lagi.
Saat ini KONI Kota Bandung akan mengikuti 78 cabang olahraga dari total sekitar 80 cabang yang dipertandingkan. Dua cabang tidak diikuti yaitu paramotor dan Ice skating.
“Total atlet Kota Bandung yang ikut Porprov dan terdaftar pada program Jabar Istimewa mencapai 1.895 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah lolos babak kualifikasi (BK). Sehingga dipastikan bisa tampil pada Porprov mendatang,” katanya.
Pihaknya akan terus memantau perkembangan atlet melalui tes kondisi fisik, teknik, serta capaian prestasi.
“Kami sudah menyalurkan bantuan operasional kepada cabor termasuk untuk atlet yang tergabung dalam Tunjangan Prestasi (Tupres) dan atlet Latihan Cabang Khusus (Latcabsus) dengan harapan dukungan dari Pemkot Bandung dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meraih prestasi terbaik di Porprov,” pungkas Nuryadi. Joel








