TP PKK Dorong Optimalisasi Posyandu 6 SPM

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Bandung, Aryatri Benarto menilai, optimalisasi implementasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) penting.

Pasalnya, posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi berkembang mencakup enam bidang pelayanan, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial. Untuk itu, perlu monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala.

“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman kader serta implementasi pelayanan Posyandu berbasis enam bidang SPM yang mulai dijalankan secara optimal pada tahun 2026 ini,” ujarnya di Posyandu Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Selasa, 7 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transformasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat berbasis komunitas yang terintegrasi.

“Kegiatan ini bukan untuk menilai, tetapi untuk belajar bersama. Kita ingin mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk kekurangan, kelebihan, serta hambatan yang dihadapi, agar dapat dicarikan solusi bersama,” bebernya.

Arya juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan Posyandu 6 SPM.

Posyandu kini menjadi bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang membutuhkan sinergi berbagai pihak.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi antara TP PKK, LPM, RT, RW, serta pemerintah kelurahan dan kecamatan. Semangat gotong royong menjadi kunci utama,” ungkapnya.

Selain membahas posyandu, Arya juga menyinggung sejumlah isu aktual yang menjadi perhatian di Kota Bandung, di antaranya persoalan sampah dan dampak cuaca ekstrem.

“Hal ini menjadi bagian penting yang harus kita pahami bersama, termasuk dalam konteks kesiapsiagaan masyarakat melalui posyandu, khususnya pada bidang ketertiban umum dan perlindungan masyarakat,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini
Robotic Navigation Spine Surgery, Cara Baru Atasi Keluhan Tulang Belakang
Perluas Bisnis, GIFS Lucurkan Pengangkutan Sampah Berbasis PastiKlola
Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis
Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang
Pengguna Tak Perlu Pusing, LEPAS Care Hadirkan Perlindungan Hingga 10 Tahun
Perluas Pasar UMKM, Farhan Dorong Daerah Perkuat Kolaborasi
VinFast VF MPV 7 Sabet Favorite Passanger Car MPV di GIIAS Bandung 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:28 WIB

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini

Kamis, 17 September 2026 - 17:51 WIB

Robotic Navigation Spine Surgery, Cara Baru Atasi Keluhan Tulang Belakang

Kamis, 17 September 2026 - 14:32 WIB

Perluas Bisnis, GIFS Lucurkan Pengangkutan Sampah Berbasis PastiKlola

Kamis, 17 September 2026 - 11:12 WIB

Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:28 WIB

Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang

Berita Terbaru

Warga Kota Bandung diimbau hindari ruas jalan ini karena terdapat ajang lari Pocari Sweat Run 2026 di Bandung.

FEATURED

Ga Mau Kejebak Macet, Hindari Ruas Jalan Ini

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:28 WIB

Ratusan jamaah Masjid Agung Bandung, mengirimkan doa untuk para jurnalis. PJ/Dok

FEATURED

Ratusan Jamaah Masjid Agung Bandung Doakan Jurnalis

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:12 WIB

XLSMART menghadirkan Jaringan 5G SMARFREN di Palembang. PJ/Dok

DAERAH

Jaringan 5G SMARTFREN Jangkau Palembang

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:28 WIB