DPKP Ingatkan Maret-April Fase Rawan Pohon Tumbang di Kota Bandung

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPKP Kota Bandung mengingatkan periode April-Mei terbanyak pohon tumbang. PJ/Dok

DPKP Kota Bandung mengingatkan periode April-Mei terbanyak pohon tumbang. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung mengingatkan, periode Maret hingga April merupakan fase rawan terjadinya pohon tumbang akibat perubahan cuaca yang signifikan.

“Setiap tahun, pola di musim pancaroba ini memang memicu angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Karena itu, kami sudah melakukan langkah mitigasi sejak awal, seperti pemangkasan pohon-pohon yang berisiko,” tegas Kepala DPKP Kota Bandung Luthfi Firdaus Kamis 9 April 2026.

DPKP mencatat terdapat sekitar 65 ribu pohon yang tersebar di 400 ruas jalan di Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dalam kondisi sehat. Namun, faktor cuaca ekstrem seperti angin kencang dengan kecepatan hingga 60–75 kilometer per jam tetap dapat menyebabkan pohon tumbang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak hanya faktor usia atau kesehatan pohon, tetapi juga kondisi perakaran dan tekanan lingkungan. Bahkan pohon sehat pun bisa tumbang saat terjadi cuaca ekstrem,” jelasnya.

Untuk itu, DPKP terus meningkatkan intensitas pemantauan dan pemeliharaan pohon. Pada tahun 2026, jumlah tim lapangan ditambah menjadi lima kelompok dengan total sekitar 50 personel.

Selain itu, penguatan basis data pohon juga dilakukan guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat.

Upaya ini dilakukan secara kolaboratif bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Dinas Perhubungan, guna memastikan penanganan yang cepat dan terintegrasi.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, Amires Pahala mengatakan, pohon tumbang merupakan salah satu dampak dari anomali cuaca pada masa peralihan musim.

“Peralihan dari musim hujan ke kemarau menyebabkan anomali cuaca meningkat. Ini yang memicu hujan deras disertai angin kencang,” ujarnya.

BPBD mencatat, pada awal April terjadi lonjakan kejadian bencana akibat cuaca ekstrem, dengan jumlah kejadian mencapai lebih dari 100 peristiwa dalam satu hari. Kondisi ini mendorong Pemkot Bandung untuk meningkatkan status kewaspadaan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD secara aktif menyebarluaskan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial dan koordinasi dengan kewilayahan.

“Masyarakat diimbau untuk rutin memantau informasi cuaca. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tidak beraktivitas di luar saat cuaca ekstrem. Hindari berteduh di bawah pohon atau di dekat bangunan yang berpotensi roboh,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB