Tak Hanya Rekreasional, bjb Bandoeng 10K Menjelma Ajang Lari Serius

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Ajang lomba lari bank bjb Bandoeng 10K kini tak hanya sekedar rekreasional. Namun menjelma menjadi kompetisi lari serius dan kompetitif.

Ketua Komisi Pemassalan PASI, Satyo Haryo Wibisono menilai kualitas kompetisi mengalami peningkatan, baik di level pelari elite maupun pelari rekreasional.

“Bukan cuma di level elite saja, tapi pelari rekreasional juga makin serius. Yang finis di bawah 55 menit makin banyak, bahkan yang di bawah 60 menit juga banyak sekali,” ucap Satyo di Balaikota, Minggu 17 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, perkembangan tersebut menunjukkan budaya lari di Indonesia semakin tumbuh dan kompetitif.

Kecepatan para pelari elite pada ajang tahun ini sangat impresif. Pelari elite pria bahkan sudah menyentuh garis finis dalam waktu sekitar 26 menit.

“Tidak sampai setengah jam pelari elite pria sudah finis. Itu menunjukkan kualitas kompetisinya makin baik,” katanya.

Satyo juga menyoroti persaingan ketat antara pelari nasional Odekta Elvina Naibaho dengan pelari asal Kenya pada kategori putri.

“Persaingannya sangat ketat. Selisih waktunya tipis dan itu menunjukkan level kompetisinya tinggi,” tambahnya.

Sementara pelari nasional Odekta Elvina Naibaho menyebut Bandoeng 10K memiliki karakteristik tersendiri dibanding ajang lari di kota lain, terutama dari sisi rute dan atmosfer perlombaan.

“Bandung punya tantangan tersendiri. Tahun ini lebih menantang karena ada pelari-pelari dari Kenya juga,” ujar Odekta.

Odekta bahkan menyebut Bandoeng 10K sebagai “hajatan Kota Bandung” karena keterlibatan masyarakat dan antusiasme yang terlihat selama penyelenggaraan berlangsung.

“Saya berharap jalurnya semakin steril dan semua orang bisa berpesta di situ. Ini hajatan Bandung,” katanya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, berkembangnya event lari seperti Bandoeng 10K juga menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur kota.

“Jalan terbaik itu ketika ramah untuk pejalan kaki dan penggemar olahraga lari atau jogging,” ujar Farhan.

Selain atmosfer yang dinilai positif, penyelenggaraan tahun ini juga berlangsung relatif aman.

Dari 35 peserta yang masuk tenda medis, tidak ada kasus cedera serius dan sebagian besar peserta mampu menyelesaikan lomba hingga garis finis. ***

 

Berita Terkait

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB