BANDUNG, PelitaJabar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terutama Keluarga Beresiko Stunting (KRS), Kemendukbangga/BKKBN Jawa-Barat melakukan penyembelihan empat hewan qurban, terdiri dari dua 2 ekor sapi dan dua ekor domba.
“Alhamdulillah, hewan qurban ini merupakan hasil patungan asn dan penyuluh kb di Jabar, dimana kali ini meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni dua ekor sapi dan dua ekor domba. Daging qurban didistribusikan untuk 400 keluarga beresiko stunting di Kota Bandung dan Cimahi,” beber Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, disela pembagian daging qurban di Bandung, Kamis 28 Mei 2026.
Menurutnya, banyak Keluarga Beresiko Stunting (KRS) yang tidak kebagian daging saking banyaknya mustahik. Karena itu, dengan dengan momen ini, pihaknya berharap mereka bisa merasakan daging.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena mengatasi stunting itu ada hubungannya dengan hewani, makanya kita sedekah daging. Biasanya kan kita berikan telur,” tambahnya.
Apalagi Juni-Juli nanti akan dilakukan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), dimana angka stunting di Jabar masih berada di 12,9 untuk stunting.
“Kita berkeinginan targetnya dibawah 10, karena itu, kita harus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder termasuk PLKB,” pungkas Dadi.
Sedekah daging Kemendukbangga/BKKBN Jabar didistribusikan langsung hari itu oleh para relawan dan penyuluh KB kota Bandung dan Cimahi. ***








