BANDUNG, PelitaJabar – Dinilai mampu meningkatkan jiwa kompetisi pelajar, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mengapresiasi Daya Nusa Digital (DnD) yang konsisten menggelar Liga Karate Antar Pelajar.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Daya Nusa Digital (DnD) yang sudah konsisten melaksanakan kegiatan Liga Karate Pelajar ini. Luar biasa,” kata Tini Sugiartini, pejabat Pengawas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mewakili Disdik saat membuka Liga Karate antar Pelajar Seri 1 tahun 2026 di GOR Bandung Jalan Jakarta Sabtu 30 Mei 2026.
Menurutnya, lomba karate jarang diadakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalaupun ada, itu porsinya sangat sedikit. Sehingga tidak bisa meningkatkan jiwa kompetisi dari karateka Jawa Barat,” ucap Tini.
Dengan adanya lomba ini, mampu melahirkan jiwa kompetisi yang sportif. Sehingga anak-anak karate tidak hanya terbangun dalam meraih prestasi kejuaraan karatenya.
“Tapi juga karakter yang diharapkan oleh pendidikan Jawa Barat. Yaitu karakter Panca Waluya, cageur, bageur, bener, pinter, tur singger, ” bebernya.
Sia menilai, dari awal kegiatan sudah terlihat bagaimana meningkatkan rasa kebangsaan Nasionalismenya dengan menyanyikan Indonesia Raya.
“Mungkin selama ini anak-anak kecil belum merasakan, tapi untuk karateka seperti Simpay Yedih sudah merasakan bagaimana rasa harusnya di saat menjadi juara membawa nama besar Indonesia dengan benderanya itu,” katanya.
Senada, Gumelar Agusman Syarief M.Pd, analis kebijakan Ahl Muda Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga mewakli Dispora Jabar menilai, kegiatan seperti ini menjadi pemantik.
Di mana ketika ada salah satu seperti Liga Karate ini, menjadi pemantik untuk dojo-dojo melaksanakan proses latihan.
“Sehingga mereka punya sasaran. Apalagi Liga Karate Pelajar Indonesia ini sistemnya seri. Di mana setiap seri ada scoring-nya. Dan yang terbaiklah yang akan dikirim bertanding di level Internasional,” ujarnya.
Dia melanjutkan, dengan adanya liga ini, sangat membantu. Terlebih dukungan pemeeintah terbatas.
“Kami sangat support dan mendukung ketika ada sponsor atau pihak swasta yang menyelenggarakan liga karate ini, ” ucap Gumelar.
Sementara Wakil Ketua IV FORKI Jawa Barat Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Yedih Lesmana menilai kejuaraan ini luar biasa.
“Ini pertandingan bisa diukur, bisa dihitung, ini jarang, lho. Setiap kejuaraan bisa memberangkatkan atlet. Levelnya udah masuk tim Nasional baru bisa berangkat. Bayangin, anggarannya tidak sedikit, cukup besar. Tapi bisa memberangkatkan atlet. Jujur, saya apresiasi kegiatan ini,” pungkasnya. Joel








