BANDUNG, PelitaJabar – Pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya Gubernur Kang Dedi Mulyadi “KDM” dapat memberikan perhatian serius dan mempercepat pencairan dana hibah, dimana hingga pertengahan tahun 2026 ini belum juga terwujud.
“Saya sangat prihatin karena pembinaan olahraga tidak bisa menunggu. Program latihan, try out, Kejuaraan kejuaraan dan kebutuhan atlet harus tetap berjalan. Keterlambatan ini tentu menjadi tantangan bagi pembinaan olahraga di Jawa Barat,” kata Eky Febrianti eks atlet tolak peluru Nasional asal Jabar kepada PJ Minggu 21 Juni 2026.
Peraih empat kali medali emas di PON 2012, 2016. 2021 dan 2024 ini menyebutkan, dana merupakan pondasi kuat guna membentuk prestasi olahraga .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dana gak ada tentu sangat berdampak terhadap prestasi atlet. Keterlambatan dana hibah dapat mengganggu program latihan, persiapan kompetisi, dan kesejahteraan atlet serta pelatih,” bebernya.
Menurutnya, jika tidak segera ditangani, hal ini dapat memengaruhi prestasi atlet Jawa Barat.
“Saya berharap Pak KDM bisa lebih memperhatikan dunia olahraga di Jawa dan segera kucurkan dana hibah tersebut,” ucap peraih medali emas pada Sea Games 2017 dan 2021.
Terlebih, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebut Eky lagi, — akan segera berlangsung pada November tahun ini. Ditambah banyaknya agenda Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Dan atlet membutuhkan dana untuk itu semua.
Terkait besaran dana hibah sebesar Rp. 20 milyar yang akan diterima KONI Jabar, Eky menanggapinya sangat terbatas.
“Sebagai provinsi yang telah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum pada PON, — Jawa Barat memiliki banyak atlet dan cabor yang harus dibina.
“Menurut saya, dana Rp. 20 milyar masih sangat terbatas untuk mendukung pembinaan secara optimal. Investasi terhadap olahraga adalah investasi untuk prestasi dan masa depan generasi Jawa Barat. Waduh gimna ya. Gak bisa komentar lagi. Sangat terbatas sih,” kata peraih medali perak Asian Indoor Championships 2023 ini.
Tidak hanya itu. yang akan dihadapi para duta-duta olahraga Jawa Barat pada tahun 2026 ini adalah fasilitas latihan d Jawa Barat sangat minim dan terbatas.
“Track lari Pajajaran yang digunakan latihan banyak atlet berprestasi di Jawa Barat sangat membutuhkan renovasi yang optimal. Ini juga perlu perhatian,” kata Eky lagi yang juga pernah membawa pulang 2 medali perunggu di Asian Geabd Prix Series 2017 dan tahun 2019.
Nah, bagaimana nih KDM..? Joel








