BANDUNG, PelitaJabar – Atlet terbaik Muaythai Kota Bandung tampil perkasa dengan memboyong 7 medali ke Kota Bandung pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship (IMC) pada 4 – 10 Agustus 2026 di GOR Bang Yan / Abdur Rosyad, Kota Bekasi.
Sekretaris Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Kota Bandung Jhe-jhe Jose Mada mengatakan, 8 atlet tampil percaya diri meraih 3 medali emas, 3 perak, dan 1 medali perunggu.
“Perolehan tersebut menjadi catatan positif bagi pembinaan Muaythai Kota Bandung. Dari delapan atlet yang diturunkan, tujuh di antaranya berhasil meraih medali dalam persaingan yang berlangsung ketat menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Jhe-jhe didampingi R Alif Rakhan dan M. Fakhri Purnomo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejurnas menjadi salah satu ajang Nasional dengan persaingan sangat kompetitif yang diikuti 500 atlet dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
“Besarnya jumlah peserta membuat atmosfer pertandingan terasa berbeda. Kejuaraan tersebut bahkan dinilai memiliki nuansa persaingan yang serasa berada di level Pekan Olahraga Nasional (PON),” papar Jhe-jhe yang juga pelatih pada Kejurnas itu.
Dikatakan, berbagai tingkatan dan kategori atlet ikut berpartisipasi. Sehingga setiap pertandingan menjadi ujian tersendiri bagi para atlet yang membawa nama daerah masing-masing.
“Tiga emas, tiga perak dan satu perunggu menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Muaythai di Kota Bandung terus menunjukkan perkembangan positif. Keberhasilan ini sekaligus menjadi modal penting bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan menuju Porprov November mendatang serta berbagai agenda pertandingan di tingkat yang lebih tinggi,” sebutnya.
Sementara Ketua Umum Pengcab Muaythai Kota Bandung Dede Sumarna, S.pd.MM mengatakan, pengalaman menghadapi lawan dari berbagai provinsi menjadi bagian penting dalam proses pembentukan mental dan jam terbang atlet.
“Kejurnas di Bekasi bukan sekadar ajang perebutan medali. Kompetisi ini menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana kualitas pembinaan Muaythai di masing-masing daerah sekaligus menjadi panggung bagi atlet-atlet potensial untuk menunjukkan kemampuan mereka. Termasuk Kota Bandung,” ucapnya.
Keberhasilan membawa pulang tujuh medali menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
“Ini Sebuah hasil yang tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet, tetapi juga membawa nama Kota Bandung semakin diperhitungkan dalam peta persaingan Muaythai nasional. Terimakasih kepada semua pihak atas dukungannya, terutama KONI Kota Bandung,” pungkasnya.
Tiga medali emas dipersembahkan Devan Rafadra Harto U-12 (38kg), Regan Favian Harto U-16 (48 kg) dan Adrian Gustav Aulia
U-18 (71kg).
Medali perak masing-masing Mada Bratajaya Arjuna U-10 (28kg), Jeisya Earlene Kalea Ozora U-16 (45kg) dan Damar Putra Nugraha U-24 (51kg).
Satu medali perunggu diraih Anabella Silvyana Sudrajat U-18 (51kg). Non medali Ihsan Rifky Fadhillah U-24 (60kg). Joel








