BANDUNG, PelitaJabar – Atlet yang sebelumnya tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON), tetap akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
“Kehadiran atlet berpengalaman diharapkan dapat menambah kualitas persaingan sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan pembinaan tinju di daerah. Jadi mereka yang turun di PON pun boleh tampil di Porprov,” kata Ketua Umum Pengprov Pertina Jabar Sugiharto Gandamiharja kepada PJ Senin 12 Oktober 2026.
Dikatakan, atlet yang memiliki pengalaman bertanding di tingkat Nasional tetap berpeluang memperkuat daerahnya di kompetisi terbesar di Jabar itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Cabang olahraga tinju pada Porprov XV Jawa Barat 2026 melibatkan 22 Pengcab Pertina Kabupaten dan Kota.
“Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali tapi juga sarana evaluasi pembinaan atlet. Hasilnya menjadi bahan pertimbangan bagi pelatih dan pengurus dalam menyusun program latihan serta meningkatkan kualitas atlet untuk menghadapi kompetisi berikutnya,” paparnya.
Meski persiapan pertandingan disebut berjalan lancar, dirinya mengakui anggaran masih menghadapi tantangan akibat efisiensi.
“Masalah anggaran, kami masih terdampak efisiensi. Dukungan pendanaan memadai diperlukan untuk menunjang berbagai kebutuhan olahraga. Mulai dari pembinaan atlet dan program latihan hingga persiapan menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Oleh karena itu dia berharap pemerintah daerah dan KONI Jawa Barat dapat terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga, khususnya cabang olahraga tinju.
“Harapan kami, dukungan untuk olahraga bisa berjalan lancar sehingga pembinaan atlet tetap terlaksana,” ucap Sugiharto.
Cabor tinju Porprov XV Jawa Barat 2026 akan dilaksanakan November di GOR Bumen Jaya, Kota Bekasi.
Cabor tinju akan mempertandingkan 24 kelas. Jumlah tersebut terdiri atas 13 kelas putra dan 11 kelas putri.
“Total ada 24 kelas yang dipertandingkan, terdiri atas 13 kelas putra dan 11 kelas putri,” pungkasnya. Joel








