BANDUNG, PelitaJabar – Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menuntut wartawan untuk mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab.
Tak hanya itu, pewarta juga perlu mengembangkan konten video yang bersifat edukatif, menghibur, dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Wartawan menjadi benteng terakhir atas beredarnya informasi yang belum tentu kebenarannya. Karena itu, perbanyak kegiatan yang meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan,” tegas Ketua Umum PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan saat pelantingan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi masa bakti 2026–2029 di Aula Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa 27 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan, pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi.
“Saya mendorong rekan-rekan PWI Kabupaten Sukabumi memperbanyak pelatihan dan kegiatan peningkatan kapasitas intelektual agar wartawan semakin profesional serta konsisten menghasilkan karya jurnalistik sesuai kode etik,” ucapnya.
Senada, Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat Oland Sibarani, mengapresiasi visi MASAGI dan misi KUAT yang diusung kepengurusan PWI Kabupaten Sukabumi.
Dia mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dan ketelitian dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Wartawan yang tergabung di PWI harus melakukan konfirmasi ulang dalam setiap menyajikan pemberitaan. Jangan seenaknya, terutama membuat naskah yang kelak dapat merugikan narasumber secara pribadi atau publik,” ujarnya.
Sementara Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Nuruddin Zain Syamsi mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelantikan dan perjalanan organisasi.
Ia mengakui tantangan wartawan semakin besar seiring disrupsi teknologi dan perubahan lanskap informasi.
“Kita harus selalu kompak, bersatu, mendukung, dan kritis membangun sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” pungkasnya singkat.
Hadir Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Acara dimeriahkan paduan suara Symponia Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), tiga pelajar anggota Paskibra dari SMAN Cibadak, serta penyerahan santunan kepada anak yatim dan warga lanjut usia. ***








