Cabor Sepaturoda Terancam “Kacau”, Minta TD Diganti

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengcab Perserosi Kota Bandung Erry Sudrajat

Ketua Umum Pengcab Perserosi Kota Bandung Erry Sudrajat

BANDUNG, PelitaJabar – Pertandingan cabang olahraga (cabor) sepatu roda di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, merupakan paling kacau. Selain persiapan, koordinasi antara tuan rumah dan daerah pun dinilai kurang baik.

“Cabor sepaturoda merupakan yang paling kacau di Porprov kali ini. Sampai hari ini untuk persiapan masih ada saja persoalan yang belum selesai,” tegas Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kota Bandung, Erry Sudrajat kepada PJ Rabu 28 Oktober 2026.

Mantan Sekretaris Umum KONI Kota Bandung ini bahkan menilai, untuk menyusun Technical Hand Book (THB) saja hampir 2 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Parahnya kinerja Tecnical Delegate (TD) cabor sepaturoda tidak menguasai permasalahan. Itu pertanyaan yang sering muncul dari Pengcab-Pengcab Kabupaten dan Kota. Tuan rumah dengan TD kelihatannya tidak ada koordinasi, sehingga timbul masalah yang seharusnya berjalan dan lancar,” lanjutnya.

Dengan kondisi tersebut, Pengcab minta agar TD diganti.

“Tidak dijalani dengan baik padahal tugas dan DOP TD sangat jelas dan Peraturan Porprov sudah jelas,” ujar Erry kecewa.

Disinggung persiapan tim sepaturoda, berjalan dengan baik dan lancar. Dukungan KONI Kota Bandung pun juga dirasakan oleh para atlet. ada.

Berbeda dengan Porprov sebelumnya, tahun ini harus cerdas mengatur bantuan anggaran.

“Tapi bukan berarti yang lain tidakk dibantu. Malahan dari 19 atlett ada 4 atlet non kampus dan 1 pelatih. Jadi resiko dan tanggungjawab Pengcab itu semua,”sebutnya.

Target cabor di Porprov?

“Bicara target, harus di dukung dengan peralatan. Jika peralatannya terbatas akan sulit. Sepatu roda mahal, belum lagi ban dan bearing. Belanjanya kurang lebih hampir 20 juta,” jelasnya.

“Insha Allah target 2 medali emas terutama pada atlet yang masuk program KONI Kota Bandung yaitu Tunjangan Prestadi (Tupres) dan program Latihan Cabang Khusus (Latcabsus),” pungkasnya.

Pengcab Perserosi Kota Bandung menurunkan 19 atlet di nomor Speed, Freestyle dan Skateboard. Joel

Berita Terkait

Emblem Baru, DFSK Tawarkan Subsidi Trade in Hingga 80 Juta di Ajang PEVS 2026
Kejahatan AI Makin Masif, Jurnalis Dituntut Edukasi Masyarakat
Ratusan Petarung Siap Semarakkan Porprov 2026
Ratusan Warga Rancaekek Berobat Gratis di Rail Clinic, Daop 2 Bagikan Kacamata Hingga Kursi Roda
T Intouch, Pantau Kijang Innova Zenix Hanya Dalam Genggaman
Inovasi SALAMAN Antar Kadisdukcapil Ikut ASN Berprestasi Tingkat Jabar
Mengenal Kodam III/Slw Lebih Dekat, Ajak Delegasi Negara Sahabat “Attaché Tour 2026”
Dorong Peningkatan Kualitas, Tantan Minta Wartawan Perbanyak Pelatihan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Emblem Baru, DFSK Tawarkan Subsidi Trade in Hingga 80 Juta di Ajang PEVS 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Kejahatan AI Makin Masif, Jurnalis Dituntut Edukasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ratusan Petarung Siap Semarakkan Porprov 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Cabor Sepaturoda Terancam “Kacau”, Minta TD Diganti

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Ratusan Warga Rancaekek Berobat Gratis di Rail Clinic, Daop 2 Bagikan Kacamata Hingga Kursi Roda

Berita Terbaru

Cabor Tarung Derajat mengikutsertakan atletnya di ajang Porprov Jabar sebanyak 166 atlet. PJ/Joel

FEATURED

Ratusan Petarung Siap Semarakkan Porprov 2026

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:14 WIB

Ketua Umum Pengcab Perserosi Kota Bandung Erry Sudrajat

FEATURED

Cabor Sepaturoda Terancam “Kacau”, Minta TD Diganti

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:23 WIB