215 Tahun Kota Bandung, dari Kampung di Cikapundung Menjadi Kota Modern

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung membuka Pamerabln Milestone 215 Tahun Kota Bandung”berlangsung 21-32 Oktober di Museum Kota Bandung Jalan Aceh, Bandung. PJ/Dok

Wali Kota Bandung membuka Pamerabln Milestone 215 Tahun Kota Bandung”berlangsung 21-32 Oktober di Museum Kota Bandung Jalan Aceh, Bandung. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Masyarakat diajak menyusuri perjalanan Bandung dari sebuah kampung kecil di tepi Sungai Cikapundung, hingga menjadi sebuah kota modern.

Sejarah Kota Bandung didirikan sejak 25 September 1810, dibungkus dalam pameran bertajuk  “Milestone 215 Tahun Kota Bandung” 21-32 Oktober di Museum Kota Bandung Jalan Aceh.

“Bandung bukan hanya tumbuh sebagai sebuah kota, tetapi juga perjalanan panjang sebuah peradaban. Dari sebuah kampung kecil di tepi Sungai Cikapundung, Bandung berkembang menjadi kota modern yang menjadi episentrum budaya, pendidikan dan kreativitas,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Selasa 21 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita diajak menelusuri jejak sejarah.

“Memahami akar jadi diri kota, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Bandung yang kita cintai bersama,” imbuh Farhan.

Beragam artefak menjadi saksi bisu perjalanan panjang Bandung selama 215 tahun.

“Melalui Milestone 215 Tahun Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung berharap muncul kesadaran publik yang lebih kuat terhadap pentingnya pelestarian sejarah dan warisan budaya,” pungkasnya.

Pameran diisi Miniatur gedung Merdeka, Hotel Preanger, Gedung Sate dan dimeriahkan oleh Selasar Sunaryo, Trabas, Wanadri, Persib, PTDI dan lainnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB