9552 Narapidana di Jabar Tak Bisa Memilih di Pemilu 2019

- Penulis

Selasa, 16 April 2019 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Warga binaan atau narapidana (napi) di Jawa Barat, akan melakukan pencoblosan pada pemilu 2019 , Rabu 17 April besok. Jumlah napi di Jawa Barat 24.328, tersebar di 33 UPT Rutan dan Lapas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Jabar, Liberti Sitinjak mengatakan, dari 24.328 narapidana, yang mendapat surat panggilan memilih sebanyak 14.776 napi.

“Ada 14.776 orang yang mendapatkan undangan untuk memilih,” jelas Kakanwil Kemenkumham Jabar L Sitinjak, Selasa (16/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menambahkan, sebanyak 9.552 narapidana tidak mendapatkan hak pilih karena berbagai hal.

“Jadi ini ada akumulasi, narapidana di Jabar sebanyak 9552 orang tak punya hak pilih. Ini karena berbagai hal, seperti WNA, masih dibawah umur dan tidak terdaftar di daerah asal,” ucapnya.

Untuk warga binaan yang tidak menerima surat panggilan mencoblos, kami sudah memberikan pengertian.

“Sudah kita berikan pemahaman, dan ini kita lakukan di seluruh Rutan dan Lapas di Jabar, agar bisa memahami situasi ini,” paparnya.

Diakui Kakanwil, pihak UPT sudah berkordinasi dengan KPU Kabupaten dan Kota setempat jauh jauh hari perihal jumlah pemilih di TPS Rutan atau Lapas.

“Kordinasi sudah dilakukan , jika banyak napi tak masuk dpt itu menjadi domain KPU, ” paparnya.

Sementara TPS di rutan dan lapas, menurut Kakanwil berjumlah 92.

“Ada 92 TPS yang disiapkan di dalam rutan dan lapas di Jabar,” pungkasnya. Rief

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB