GMBI Kritisi DPRD Jabar

- Penulis

Jumat, 7 Februari 2020 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Masukan atau kritik dari berbagai kalangan direspons dewan, karena hal itu membantu kinerja. Terlebih jika berbagai permasalahan didukung dengan data akurat.

“Termasuk sikap kritis Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI). Karena yang dikritisi berada di wilayah dapil kami,” ungkap Bedi Budiman S IP Msi, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) saat rapat kerja bersama LSM GMBI dengan sejumlah dinas terkait menyangkut berbagai permasalahan di ruang Komisi I DPRD Jabar, Jumat (07/02/2020).

Dikatakan, Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang dipertanyakan GMBI sudah dibahas dalam pandangan umum fraksi pada saat paripurna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga akan membahas masalah PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), karena ada ketidakwajaran ganti rugi tanah warga yang hanya diganti Rp 6.000 per meter,” ucapnya.

Sementara anggota Komisi I DPRD Jabar, Rafael Situmorang SH menuturkan, pertemuan GMBI dan pihak Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jabar menyangkut berbagai permasalahan seperti KCIC.

“Ya terkait KCIC, aset Gunung Sembung, mobil Maskara, kolam renang, TAP, dan helikopter,” terang Rafael.

Namun, jawaban yang diberikan Pemprov Jabar sesuai prosedur.

“Terkait permasalahan tanah di Gunung Sembung sudah masuk ranah hukum, jadi silakan buktikan saja di pengadilan siapa yang benar dan salah,” tandas Rafael.

Soalnya, lanjut dia, baik Pemprov Jabar maupun GMBI masing-masing memiliki dalil, sehingga ia menyarankan dibuktikan di persidangan.

“Prinsipnya pihak yang benar akan kami dukung,” tegasnya.

Sementara Ketua Umum DPP LSM GMBI, Moh Fauzan Rachman menegaskan, pihaknya meminta rekomendasi yang jelas mengenai ganti rugi tanah yang hanya dibayar Rp 6000 per meter oleh PT KCIC, masalah pemilikan aset Gunung Sembung, dan mobil Maskara.

Pembangunan kolam renang di Gedung Pakuan yang sampai sekarang diduga belum mengantongi perizinan Heritage, TAP dan penggunaan helikopter oleh Gubernur Ridwan Kamil juga disinggung.

“Ada atau tidak teguran yang direkomendasikan secara politis Komisi I, kami akan terus gulirkan kasus tersebut, sekaligus melaporkan kepada pihak berwenang, baik kepolisian, kejaksaan dan KPK,” pungkasnya. Mal

Berita Terkait

HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta
Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB