Ketua NPCI Jabar : Manejer Dan Pelatih Jangan Lupa Awasi Atlet

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2020 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Pelatih dan manejer harus tetap mengawasi dan memantau perkembangan para atletnya Jangan dibiarkan diam. Apalagi tidak adanya “kontak” sama sekali alias lose -control dengan para atlet.

“Saya ingatkan kepada teman-teman pelatih dan manejer, kita liburkan atlet dari sentralisasi Pelatda, bukan berarti mereka kita “lepas” membiarkan tanpa pengawasan,” tegas Ketua NPCI Jawa Barat Supriatna Gumilar kepada PJ.Com Jumat (20/03/2020).

Dirinya mengingatkan, para pelatih dan manejer semua Cabang olahraga (Cabor) Pelatda Peparnas Jabar, agar selalu menjaga komunikasi dengan para atlet. Terlebih saat ini teknologi sudah canggih sehinga komunikasi dan koordinasi dapat dilakukan dengan mudah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kontrol atlet berlatih sehingga kita tahu apakah program latihan yang diberikan dilaksanakan atau tidak,” ucapnya didampingi Sekum NPCI Jabar Agung Fajar Bayu Ajie.

Sejak merebaknya virus corona, Ketua Umum NPCI Jabar atas surat edaran Gubernur dan koordinasi dengan pihak Dispora Jawa Barat, menghentikan sementara Pelatda Peparnas terhitung tanggal 19 hingga 31 Maret 2020.

Sementara manejer tim judo Pelatda Peparnas Jabar Kang Jumono mengatakan kalau dirinya selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pelatih dan atlet.

“Alhamdulillah, saya menjalankan apa yang disampaikan Pak Ketua. Sebelum ke atlet, saya selalu tanya dulu ke pelatih bagaimana perkembangan atlet sejak dipulangkan, kalau sudah dapat info, saya melanjutkan komunikasi dengan para atlet” jelas Jumono.

Vicinanda Rinaldi, pelatih kepala tim Pelatda Peparnas Judo mengatakan bahwa dirinya telah memberikan program latihan.

“Program latihan yang harus dilakukan atlet selama di rumah menitik beratkan muscular endurance (daya tahan otot). Latihan ini sangat bisa dikerjakan di rumah. Pokoknya, “Siap” laksanakan Pak Ketua,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB