Hak Diterima, Atlet Yang Dirumahkan Wajib Berlatih

- Penulis

Kamis, 2 April 2020 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat meminta atlet Pelatda Jabar tetap berlatih secara mandiri dirumah dibawah pengawasan tim pelatih cabang olahraga (cabor) masing-masing.

Anjuran tersebut tertuang dalam surat edaran terbaru KONI Jabar Nomor: 0349/0.4/III/2020 tentang Perpanjangan Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Desease (Covid-19).

Sebagai pengawasan, Satuan Pelaksana (Satlak) Jabar Juara KONI Jabar mewajibkan para atlet melaporkan setiap kegiatan latihan mereka berupa video setiap harinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama masa pandemi corona ini para atlet dipulangkan ke rumah masing-masing. Tapi, bukan berarti atlet berleha-leha. Mereka tetap melakukan latihan sesuai program yang diberikan tim pelatih. Sebagai laporan harian para atlet wajib mengirimkan video latihan mereka kepada pelatih. Nanti pelatih melaporkan kembali kepada Satlak Jabar Juara,” kata Ketua Satlat Jabar Juara KONI Jabar, Yunyun Yudiana di Gedung KONI Jabar, Jl. Pajajaran Bandung, Kamis (02/04/2020).

Yunyun menegaskan, meski berada pada masa pandemi Covid-19, persiapan atlet untuk PON XX/2020 tidak boleh terganggu.

Pasalnya, KONI Jabar hingga saat ini masih mengacu kepada keputusan bahwa multi event nasional tersebut tetap dilaksanakan sesuai rencana pada tahun 2020.

“Dalam kondisi seperti ini latihan tidak boleh terabaikan. Contohnya untuk atlet angkat berat atau angkat besi. Atlet ini bisa malakukan Angkatan seberat 100 kg. Tapi jika atlet itu berhenti latihan selama satu minggu kemampuannya tidak akan bisa mencapai 100 kg lagi. Satlak mengantisipasi hal demikian supaya performa atlet tetap terjaga dan latihan berjalan normal meskipun di rumah masing-masing,” ungkapnya.

Contoh lain adalah cabor panahan dan menembak. Tiga hari saja tidak berlatih menurut Yunyun, atlet akan kehilangan sentuhan feelingnya. Selama dirumahkan, atlet dan pelatih tetap mendapatkan haknya.

“Mereka tetap mendapatkan uang saku dan uang suplemen. Sedangkan untuk makan atlet diserahkan keapada cabor masing-masing,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB